Minggu, 19 April 2026, pukul : 05:52 WIB
Surabaya
--°C

PBB Kecam Adanya Stigma Rasis dan Homofobik pada Pemberitaan Cacar Monyet

Ilustrasi Cacar Monyet-EuroNews

PBB-KEMPALAN: Program Gabungan PBB untuk HIV/AIDS (UNAIDS) telah memperingatkan adanya peningkatan stigmatisasi ‘Rasis’ dan ‘Homofobik’ pada pemberitaan Cacar Monyet.

Sudut pandang pemberitaan Cacar Monyet yang ada pada saat ini secara langsung atau tidak langsung menyudutkan suatu kelompok dan memberikan stigma.

PBB mengatakan bahwa stigma tersebut dapat mengancam kesehatan publik—karena sejauh investigasi yang ada, Cacar Monyet disebarkan oleh Gay dan Biseksual.

“Stigma dan menyalahkan suatu kelompok dapat mengancam adanya kepercayaan dan kapasitas untuk dapat merespons fenomena pada saat ini” ucap Wakil Direktur Eksekutif UNAIDS yaitu Matthew Kavanagh.

“Pengalaman dan sejarah memperlihatkan bahwa stigmatisasi tersebut dapat mematikan respons yang kemudian memunculkan adanya ketakutan dan menjauhi kesehatan publik serta lainnya” ucap tambahnya.

Matthew Kavanagh juga mengapresiasi semua Komunitas LGBTI karena telah memimpin adanya peningkatakan kewaspadaan Cacar Monyet yang bisa menular.

Cacar Monyet adalah virus yang bisa menyebabkan demam, pusing serta adanya bintik-bintik jelas yang bisa bertahan selama 2-4 Minggu.

Lebih dari 100 kasus sudah terkonfirmasi di 20 negara pada saat ini—dengan mayoritas berapa di Eropa, Amerika Utara dan, Australia dan Timur Tengah serta Afrika.

Cacar Monyet pada saat ini masih diklasifikasikan sebagai Endemik di 11 negara Afrika—dan WHO mengatakan belum akan mendeklarasikan darurat kesehatan seperti COVID-19.

WHO juga mengatakan bahwa penyebaran Cacar Monyet harus bisa dihentikan di negara-negara non-Endemik.

 

(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.