Sabtu, 18 April 2026, pukul : 09:41 WIB
Surabaya
--°C

Ternyata, Ada Bastian Schweinsteiger di Balik Sukses Eintracht Frankfurt

SEVILLA-KEMPALAN: Mantan gelandang timnas Jerman Bastian Schweinsteiger sepanjang karir sepak bolanya memang tidak pernah sekalipun bermain untuk Eintracht Frankfurt. Bahkan, karirnya pun mulai muncul, bersinar, dan berkembang bersama Bayern Munchen.

Kalaupun dia bermain tidak untuk Die Roten (julukan Bayern), bukan Eintracht klub yang telah dia perkuat. Melainkan klub Liga Primer Inggris Manchester United (2015–2017) dan Chicago Fire, klub Major League Soccer (MLS), pada 2017–2019 lalu.

Tetapi, siapa sangka jika ada peran Schweini (sapaan akrab Schweinsteiger) di balik kesuksesan Eintracht memenangi Liga Europa melalui babak adu penalti 5-4 (1-1 sampai babak tambahan) melawan Rangers di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Kamis (19/5).

BACA JUGA: Bawa Eintracht Frankfurt Juara Liga Europa, Bukti dari Kevin Trapp

Bukan Schweini yang bermain dalam final tersebut seperti Saat dia merasakan final Liga Europa 2017 bersama The Red Devils (julukan United). Melainkan sosok gelandang Eintracht yang bernama Sebastian Rode. Dia menyebut, Schweini-lah yang jadi penginspirasi performa heroik Rode dalam malam final tersebut.

Itu setelah Rode harus diperban kepalanya. Rode terluka setelah kepalanya bertabrakan dengan kaki pemain Rangers John Lundstram dalam duel perebutan bola. Alhasil kepala Rode pun harus berdarah-darah dan mendapatkan perawatan dari tim medis Eintracht.

’’Aku langsung mengingat apa yang terjadi dengan Schweini ketika Piala Dunia 2014. Lalu, aku tak merasakan apapun,’’ sebut Rode dalam wawancaranya kepada RTL. Sekadar diketahui, pada saat final Piala Dunia 2014 menghadapi Argentina, kepala Schweini juga dibalut dengan perban karena terluka.

BACA JUGA: Prediksi dan Jadwal Siaran Langsung Final Liga Europa: Eintracht Frankfurt vs Rangers

Gelandang yang berusia 31 tahun itu pun lalu memperlihatkan foto kepalanya setelah mendapat jahitan ke dalam akun Twitter miliknya @Sebastianrode20 beberapa jam setelah final tersebut. ’’Yang terpenting aku bisa mendapatkan trofinya. Yang lainnya, tidak penting,’’ begitu bunyi keterangan di bawah foto kepala Rode usai mendapatkan jahitan tersebut.

Bukan tanpa alasan apabila Rode mengingat-ingat sosok Schweini ketika dalam situasi tersebut. Di satu sisi, Schweini merupakan gelandang yang jadi role model bagi Rode. Di sisi lain, dia pun sempat mendapatkan julukan sebagai “New Schweinsteiger” semasa dia masih memperkuat Die Roten (julukan Bayern). (Sport1, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.