Renungan Akhir Ramadhan
Oleh Ferry Is Mirza
Wartawan Utama Sekretaris Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
SAAT RAMADHAN DATANG kita berjanji akan mengkhatamkan AL-QUR’AN..
Setelah RAMADHAN tinggal menghitung hari dan akan pergi … kita tak jua beranjak dari juz awalan..
Menangislah..
Sebelum RAMADHAN pergi, kita pernah janji menyempurnakan QIYAMULLAIL yang bolong penuh tambalan…
Kini RAMADHAN tinggal beberapa hari kita tak juga Menyempurnakan bilangan…
Menanrgislah..
Sebelum RAMADHAN pergi… sejak Radjab dan Sya’ban hingga disampaikan ke RAMADHAN
setelah RAMADHAN diakhir hitungan hari..
Ternyata masih juga tak bisa menahan dari kesia-siaan..
Ternyata masih juga takkan bisa menambah ibadah SUNNAH..
Bahkan..hampir terlewat menunaikan yang WAJIB…
Menangislah wahai saudaraku….
Biar butir bening itu jadi saksi di YAUMIL AKHIR..
Bahwa ada hamba yang bodoh… Lalai… sombong lagi terlena..
Sehingga RAMADHAN yang mulia pun tersia-sia.
Menangislah..
Dan tuntaskan semuanya malam ini..
atas I’TIKAF yang belum juga kita kerjakan.. atas lembaran QUR’AN yang menunggu di KHATAMKAN.. lembaran mata uang yang menunggu disalurkan.. atas SHOLAT SUNNAH yang menunggu jadi amal tambahan..
Menangislah..
Lebih keras lagi…
karena ALLAH tidak menjanjikan apapun untuk RAMADHAN 1444 H tahun depan… apakah kita masih disertakan…
JANGAN KENDOR TETAP SEMANGAT ATAS IBADAH KITA..
Semoga kita meraih ampunan ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA..
fimdalimunthe55@gmail.com dari Makkah Almukarramah 27 Ramadhan 1443H / 28 April 2022

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi