Senin, 4 Mei 2026, pukul : 23:10 WIB
Surabaya
--°C

PPKM Gedor

Bakti hairs

Bangs ini memang blm bisa menghargai perbedaan pendapat. Masih sering mengedepankan perilaku bar bar. Khusus untuk pak Armando, saya lihat dia prihatin dengan umat Islam yang lekat dengan kekerasan dan kedangkalan logika, bukannya mau menjelek2an Islam, tapi ia ingin mebangkitkan daya nalar umat Islam agar tidak menjadi bahan cemoohan orang2 di luar Islam.

Rizky Dwinanto

Please jangan bikin partai baru!!! Gabung saja dengan yang ada, PSI misalnya. Sepertinya platformnya cocok. Apalagi ada istri Guntur Romli di PIS . Saya sendiri tidak percaya AA adalah buzzer berbayar. Sebab sesekali dia mengkritisi rezim juga meskipun tendensi mendukungnya jauh lebih besar. Tidak masalah kalah dengan Rocky Gerung. yang penting masih di atas Ngabalin, Denny Siregar, Eko Kuntadhi, Yusuf Mansur, dll

Iqbal Safirul Barqi

Aseeek, saya login sendiri. langsung bisa komen! matur suwun admin. Kelompok yang mengeroyok AA besar kemungkinan adalah golongan ekstrem kanan yang memang selalu beda haluan dengan AA. lantas apa motif dari pengeroyokan itu? 1. Dendam karena gregetan tidak kuat menjawab kritik dengan logika mereka, istilahnya mirip anak SD, kalah omong, moro tangan. 2. Untuk menebar ketakutan, menunjukkan pada khayalak bahwa siapa yang berani kritik, akan dibegal, ini doktrin preman. Saya rasa tidak ada motif lain yang masuk akal. Tujuan 1 jelas sudah tercapai, tentu dengan segala konsekuensi yang harus dihadapi pelaku. tujuan 2, saya yakin AA tidak takut, malah bakal menggila, tapi mungkin saja ini bisa menakuti orang-orang yang punya pikiran seperti AA, agar mereka pikir-pikir jika mau menyampaikan atau lebih-lebih memperjuangkan pikirannya. #RamadanKarim

Muh Nursalim

Saat aku mahasiswa tahun 90 an ngenal Ade Armando lewat tulisan2nya di Republika. Bagus memang sehingga sempat aku mengidolakan. Sampai jaman SBY Ade juga baik-baik saja, pikiran2 tentang dunia perbukuan dan literasi bagus. Maka aku jd kaget dan ndak percaya kalau Ade jadi seperti sekarang ini. Dia korban dari politik belah bambu yang diterapkan rezim. Bukan hanya dia yang jadi korban, bahkan masyarakat pun terbelah menjadi kadrun dan kampret. Semoga 24 kita mendapat pemimpin yang dapat menyatukan kembali bangsa ini.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.