Minggu, 21 Juni 2026, pukul : 05:22 WIB
Surabaya
--°C

Minyak dan Gandum

Demo luar biasa besar dan ricuh. Pemerintah sampai menyatakan negara dalam keadaan darurat. Setidaknya selama 36 jam ke depan.

Sri Lanka merdeka sejak 1948 —tapi jadi Republik di tahun 1972. Demokrasi di Sri Lanka —juga di Pakistan— kini dalam ujian.

Kalau pun Gota mundur belum tentu ada tokoh kuat yang bisa diharap memajukan Sri Lanka.

BACA JUGA: Harus 400 T

Pun Pakistan. Kalau pun Imran Khan jatuh, oposisi masih belum sepakat: siapa yang akan tampil. Bisa kembali ke persaingan dua dinasti politik di sana: Bhutto dan Sharif.

Keduanya pernah dapat kesempatan memimpin. Keduanya juga jatuh di tengah jalan.

Vladirmir Putin dan Zelenskyy tidak hanya saling menyulitkan diri mereka sendiri. Mereka juga membuat sulit Pakistan dan Imran Khan. Lalu Gota Rajapaksa dan Sri Lanka.(*)

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Berjudul Nasib Imran

Mirza Mirwan

Kalau Imran Khan atau partainya, PTI, mencurigai Amerika ikut bermain dalam gerakan mosi tidak percaya, itu wajar. Kenyataannya KASAD Pakistan, Jendral Qamar Javed Bajwa suka membuat statemen yang berlawanan dengan statemen Imran. Intinya, Bajwa memuji-muji Amerika sampai “kepentut-pentut”. Sementara kedekatan Pakistan dengan Rusia dan Tiongkok jelas-jelas dipermasalahkan Amerika. Udah, segini saja. Kayaknya ada batasan jumlah karakter dalam berkomentar.

Johannes Kitono

Kalau Imran Khan masih bertahan dengan manuver bubarkan Parlemen dsbnya , bisa diprediksi tidak lama pasti terjadi kudeta. Panglima Qomar Javed Bajwa dengan dukungan Amrik sudah siap menyerbu. Konon selama Imran Khan berkuasa belum pernah tel atawa wa sama Ju Biden, juragan USA. Justru sering main mata dengan China yang saat ini merupakan investor terbesar di Pakistan. Sebagai Atlit Nasional Kriket Presiden Imran Khan juga bersedia memulangkan pilot pesawat India yang jatuh di wilayah Pakistan padahal India adalah musuh buyutan. Itu berarti Imran Khan sangat menjunjung tinggi sportivitas dan ingin berdamai dengan siapa saja.Tetapi nasibnya kurang baik.Terjadi pandemi dan perang Rusia vs Ukraina yang menaikkan harga pangan dunia. Rakyat Pakistan yang sedang kelaparan tidak bisa kenyang hanya dengan menonton kriket saja. Now giliran militer pura pura kudeta dengan dukungan Amerika dan Pakistan akan dapat haircut hutang luar negeri .Seperti yang terjadi di tahun 2003, sebanyak us$1 mily h

BACA JUGA  Siapa Doni Wijanarko

Bung Pramono

Indonesia condong ke China, tapi kok kelihatannya Amerika senang-senang saja….

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.