Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 02:09 WIB
Surabaya
--°C

Minyak Goreng Langka, PB HMI Minta Pemerintah Tindak Tegas Penimbun

JAKARTA-KEMPALAN: Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Raihan Ariatama meminta kepada pemerintah agar segera mengatasi kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng di tengah masyarakat yang terjadi sejak akhir tahun 2021 hingga sekarang.

“Kelangkaan minyak goreng ini kan telah terjadi sejak akhir 2021 dan sampai hari ini belum juga teratasi. Oleh karena itu, pemerintah harus segera mengatasi persoalan ini. Jangan sampai terjadi pembiaran yang menyebabkan kelangkaan berkepanjangan,” tutur Raihan pada wartawan pada Jumat (11/3).

Menurut Raihan, masalahnya terletak pada lambannya respons pemerintah dalam mengatasi kelangkaan bahan pokok ini, terutama pada sisi tata kelola minyak goreng yang menyebabkan kelangkaan di tengah-tengah masyarakat.

“Perbaikan dan transparansi alur distribusi, ketersediaan stok dan harga harus dilakukan dengan segera,” tutur alumni UGM ini pada wartawan pada Sabtu (12/3).

Masalah tata kelola minyak goreng terutama alur distribusinya, bagi Raihan, sangat beralasan, yang mana dapat dilihat intervensi pemerintah dengan subsidi harga, penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET), dan operasi pasar yang belum berhasil mengatasi kelangkaan dan mahalnya minyak goreng.

“Alasan yang lain adalah ditemukannya penimbunan minyak goreng dalam jumlah yang besar seperti yang terjadi di Sumatera Utara dan kebocoran minyak goreng yang dijual ke industri dan diekspor ke luar negeri karena harga pasar global lebih tinggi,” tambahnya.

Raihan meminta…

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.