Kamis, 28 Mei 2026, pukul : 22:07 WIB
Surabaya
--°C

Ini Rapor Film Indonesia di Masa Pandemi

Pencapaian itu menjadi konpensasi bagi MD karena hanya dapat memproduksi tiga judul film bioskop pada tahun 2020 dan dua judul pada 2021.

Multivision Plus sendiri hanya dapat memproduksi tiga judul untuk film bioskop dan lima webseries OTT dalam dua tahun pandemi. Hanya untuk penayangan di TV Nasional, jumlah produksi MVP bisa mencapai 10 Judul. “Ditambah dengan enam untuk platform OTT tahun 2022 ini,” terang Raam Punjabi, Rabu ( 23/2) pagi. Dasarnya gen petarung Raam optimistis pandemi segera berlalu, dan dia bisa kembali bekerja mengenjot produktifitas perusahaannya.

Star Vision, perusahaan film yang juga dikenal produktif, masih lumayan memproduksi 15 judul film bioskop dalam dua tahun itu. Hanya saja yang tayang baru 5 judul.
“Lumayan, ada satu di antaranya termasuk box office. Yaitu: film Yowis Ben Finale,” kata Ir. Chand Parwez Servia, Boss Star Vision, tak kehilangan semangat.

BACA JUGA  Rafiq dan Masjid yang Hilang Adzan

Star Vision juga sudah melirik platform OTT sejak tahun 2018. ” Alhamdulillah. Dalam dua tahun ini sudah 7 judul yang tayang di OTT,” tambahnya.

OTT sebagai alternatif 

Pandemi Covid19 merupakan tahun kelabu bagi banyak produser film bioskop. Tak hanya di Indonesia, melainkan di seluruh dunia.

BACA JUGA: Gaya Hidup Sultan, Heboh Mesin ATM di Rumah Raffi Ahmad

Namun, pandemi itu pula yang mendorong sebagian produser untuk lebih serius mendalami bisnis platform OTT yang lagi tren di dunia entertainment.

Manoj mengatakan pelabuhan utama film produksinya tetap bioskop. Tapi pengalaman pandemi Covid19, dia dapat pelajaran berharga. Dari semula pesimis hingga termotivasi untuk mencari jalan keluar di platform OTT itu. “Selama pandemi, kita tetap bisa syuting dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

BACA JUGA  MUI Jangan Melegalisasi Manipulasi

Namun tidak ada yang bisa menjamin film bisa tayang di bioskop. Tahun 2020 ada banyak produksi yang siap tayang, tapi operasional bioskop bergantung keputusan pemerintah. Kalau kemudian pemerintah membolehkan, eh, giliran penontonnya yang masih takut ke bioskop.
Maka, MD pun menggenjot produksi webseries untuk penayangan di kanal Over The Top (OTT). Dua tahun ini MD total sudah memproduksi 38 judul. Untuk platform WeTV dia memproduksi 13 judul webseries.

Yang sudah tayang 8 judul sampai dengan awal 2022.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.