Minggu, 3 Mei 2026, pukul : 21:22 WIB
Surabaya
--°C

Tarsan Kota

Antropolog Jared Diamond melakukan penelitian partisipatif puluhan tahun di tengah masyarakat tradisional Papua, dan menyimpulkan bahwa nilai-nilai tradisional masih sangat relevan sampai sekarang. Bahkan, jika masyarakat modern ingin mendapatkan kembali kebahagiaan yang sejati mereka harus mempelajari kembali nilai-nilai masyarakat tradisional.

Dari hasil petualangannya di hutan-hutan Papua Indonesia dan Papua New Guinea, Jared Diamond menulis buku ‘’The World Until Yesterday’’ mengungkapkan kehidupan masyarakat tradisional yang masih sangat berguna untuk dipelajari manusia modern.

Modernitas dianggap sebagai tolok ukur kemajuan. Manusia modern lebih sejahtera dan lebih makmur. Makanan lebih terjamin dan kesehatan lebih terjaga. Tetapi, apakah benar manusia modern lebih sejahtera ketimbang masyarakat tradisional?

Diamond membuat pengamatan sederhana dengan memperbandingkan kedatangannya yang pertama ke wilayah Papua pada dekade 1960-an dengan kondisi pada 2000-an. Tanpa harus melakukan riset ilmiah, Diamond memperbandingkan pemandangan di salah satu bandara kecil di Papua. Ketika ia kali pertama datang ia melihat orang-orang Papua yang badannya lebih langsing dan tegap. Ketika kali terakhir dia meninggalkan Papua dia melihat orang-orang yang lebih gemuk dengan perut membuncit.

BACA JUGA: Oki dan KDRT

Itulah tanda kemakmuran, tapi bukan kesejahteraan. Orang-orang yang sejahtera hidup dengan pikiran tenang dan kondisi fisik yang lebih bugar. Orang-orang yang makmur hidup dengan kebutuhan yang terpenuhi tapi badannya tidak sehat karena menimbun penyakit.

Menurut pengamatan Diamond, pada awal 1960-an tidak ada penyakit jantung, diabetes, atau ginjal di kalangan masyarakat tradisional Papua. Tapi, memasuki melinium baru berbagai jenis penyakit modern bisa ditemui di lingkungan masyarakat tradisional Papua.

Usut punya usut, masyarakat tradisional Papua di masa lalu nyaris tidak pernah mengonsumsi gula dan garam. Sebagai masyarakat yang tinggal di pegunungan, garam sulit didapat kecuali dengan usaha pembuatan ekstra. Gula juga termasuk barang mahal karena harus didatangkan dari wilayah yang jauh.

Diet orang-orang tradisional hanya terdiri dari umbi-umbian dan daging segar serta buah-buahan. Siapapun yang mengonsumsi diet semacam ini dipastikan bisa terhindar dari penyakit degeneratif. Tetapi, sejak orang-orang kulit putih lebih banyak masuk ke Papua dan mendirikan pabrik-pabrik industri dan memperkenalkan gaya hidup modern, orang-orang Papua ketularan gaya hidup modern, sekaligus ketularan berbagai penyakit yang dibawa oleh gaya hidup modern.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.