Al Fakir
Begini saja. Al Fakir (maaf meminjam istilah da’i umumnya), saya menasihati diri sendiri dan kita semua. Lebih baik diam di rumah saja. Beraktifitas kantor, sekolah, dan kalau perlu beribadah pun di rumah saja. Biar aman. Satu hal yang memang tidak terbantah: Omicron memiliki kecepatan penularan secepat kilat. Sudah banyak buktinya. Satu terkena, sekeluarga positif.
Tambahan nasihatnya, jangan lupa pelihara imunitas selama di rumah. Jangan sampai drop karena mengikuti banyak silang pendapat di media. Jangan gampang terharu, hatta itu dari otoritas.
Jangan mempercayai siapapun (ini istilah pinjaman dari Tantowi Yahya, mantan Dubes RI di New Zealand). Tantowi yang terpapar Covid19 minggu lalu mencurigai OTG (orang tanpa gejala) berkeliaran di mana-mana, di tengah kita.
Buah Simalakama
Di masa pandemi, dan resesi ekonomi kebanyakan keluarga Indonesia, diminta tinggal di rumah dilematis. Ibarat buah simalakama. Dimakan mati ibu, tak dimakan mati ayah. Bagaimana membiayai hidup sehari-hari keluarganya bagi pekerja harian.
Suara speaker dari masjid

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi