SIDOARJO-KEMPALAN : Komisi D DPRD Sidoarjo mengapresiasi dan siap mengawal usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan. Usulan pembentukan Perda tersebut disampaikan Dewan Pemuda Sidoarjo.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidaorjo, Zahlul Yussar mengatakan peran pemuda sangat penting untuk mendukung kemajuan daerah. Oleh sebab itu, Keberadaan Perda Kepemudaan bisa dijadikan sebagai rumah untuk menjalin sinergitas antara Eksekutif, Legislatif dan Pemuda.
“Pada prinsipnya Komisi D sangat mendukung, tapi karena ini masih usulan, tentu perlu dilakukan kajian secara mendalam,” Kata Wakil Ketua Komisi D Zahlul Yussar saat dikonfirmasi di DPRD Sidoarjo. pada Kamis (3/2/2022).
Politisi Muda itu menginginkan keberadaan Perda Kepemudaan tidak hanya sebagai slogan semata. Ia menginginkan Perda tersebut disusun secara berkualitas sehingga bisa melakukan banyak Inovasi dan kreatifitas yang lahir dari anak muda.
“Sudah saatnya setiap pembangunan melibatkan pemuda, apalagi mereka bisa menjadi volunteer UMKM, Pendidikan, kesehatan. Kami ingin ada pemberdayaan pemuda yang berdampak langsung pada angka pengangguran,” ungkapnya.
Komisi D DPRD Sidoarjo akan mengawal pembahasan dan pembentukan Perda Kepemudaan sampai tuntas. “Kami usahakan dapat direalisasikan tahun ini. Dalam waktu dekat kami juga akan lakukan rapat dengan OPD terkait.” Ujarnya.
Sementara Ketua Dewan Pemuda Sidoarjo, Haedar Wahyu sudah menyetorkan data OKP (Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda) yang bergerak dalam bidang Kepemudaan, jumlahnya sekitar 65 yang sudah dipetakan sesuai bidangnya masing-masing.

“Data awal yang kami serahkan memang segitu (65). Kami terus lakukan pendataan dari Kota hingga Kampung,” jelasnya.
Haedar menambahkan, potensi Pemuda Sidoarjo sungguh sangat luar biasa. Untuk mengembangkan potensi tersebut dibutuhkan dukungan dari Pemerintah berupa peraturan daerah.
Dalam piranti Raperda tersebut, Dewan Pemuda Sidoarjo akan fokus pada 9 segmen. Di antaranya pendidikan dan literasi, media dan teknologi informasi.
Kemudian, Budaya dan kesenian, sosial kemanusiaan, lingkungan sumber daya alam dan satwa, enterpreneur dan industri kreatif, kesehatan dan olahraga, industri dan pembangunan. (Ambari Taufiq)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi