Minggu, 24 Mei 2026, pukul : 08:34 WIB
Surabaya
--°C

Kasus Omicron Naik, LaNyalla Minta Pemerintah Ambil Langkah Konkret

SURABAYA -KEMPALAN: Peningkatan kasus aktif Covid-19 varian Omicron di beberapa
kota mendapat perhatian Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, Pemerintah harus segera menyiapkan strategi dan langkah konkret untuk mengendalikan penyebaran
wabah.

“Saya kira angka kenaikan kasus Covid-19 khususnya Omicron belakangan ini mulai signifikan. Tentunya harus segera diambil langkah serius dan konkret untuk menghambat penyebaran nya,” kata LaNyalla di sela kunjungan kerja ke Jatim, Kamis (3/2/2022).

Strategi cepat tersebut, lanjutnya, sangat perlu agar jumlah kasus tidak terus meningkat dan pada akhirnya bisa mengganggu proses pemulihan ekonomi.

“Ekonomi yang sempat terpuruk, sudah mulai bergerak kembali. Jangan sampai momentum pergerakan tersebut menjadi terhambat lagi,” jelasnya.

BACA JUGA  Memutus Nadi Kemacetan Sidoarjo, Proyek Flyover Gedangan Senilai Rp480 Miliar Mulai Disosialisasikan

Makanya, kembali LaNyalla mendesak pemerintah agar segera mengambil
kebijakan terkait penyebaran Omicron yang tidak lama lagi diprediksi semakin tinggi.

“Dampaknya pun tidak hanya di sektor kesehatan dan ekonomi, tetapi juga berimbas ke sektor lain seperti pendidikan dan juga industri,” papar dia.

Berdasar data dari Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI di Indonesia sudah ditemukan varian Omicron sebanyak 2.507 kasus. Sebaran tertinggi masih dilaporkan di Provinsi DKI Jakarta. Dimana jumlah kasus aktif di Jakarta per tanggal 2 Februari 2022 sudah mencapai 2.054 kasus.

Banten menyusul, yakni di angka 258 kasus. Meski begitu para pakar meyakini Omicron sudah mendominasi di Indonesia, menggantikan COVID-19 varian Delta setidaknya di Jawa Bali.

BACA JUGA  Inilah Hasil Akhir BRI Liga 1: Konsistensi Berbuah Sejarah, Persib Bandung Segel Gelar Juara BRI Super League 2025–2026

“Jumlah kasus biasanya fenomena gunung es, banyak kasus yang tidak dilaporkan, seperti jika
terjadi klaster keluarga. Ini yang harus diwaspadai agar tidak terjadi ledakan seperti periode Juni-Juli 2021 lalu,” ucapnya.(*)

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.