“Selain memang kebijakan satu harga di semua merek, dan besok lusa tanggal 1 Februari berlaku aturan HET kita akan tetap lakukan monitoring di lapangan. Tentu juga kita lakukan monitoring harga yang di titik akhir konsumen sesuai HET,” tukasnya
Di akhir, Khofifah juga menyampaikan bahwa dalam Apel Gelar Pasukan Pamor Keris, dirinya secara khusus meminta satuan tugas (satgas) pangan yang bertugas untuk turut melakukan monitoring agar harga sampai di konsumen akhir tetap sesuai ketentuan.
“Saya juga sampaikan kepada satgas pangan untuk melakukan monitoring stock dan harga di lapangan. Agar ketika sampai di masyarakat, dalam hal ini konsumen akhir harganya tetap sesuai ketentuan,” pungkasnya
Sementara itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Jatim yang menggelar operasi pasar minyak goreng murah di Kota Kediri sebagai respon dari tingginya permintaan dan kebutuhan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa saat ini di Kediri banyak sekali permintaan terhadap minyak goreng yang ternyata memberi dampak bagi aktivitas kebutuhan ekonomi masyarakat Kediri.
Wali Kota menyampaikan bahwa dengan stabilnya harga minyak goreng diyakini juga memberi pengaruh kepada aktivitas masyarakat, utamanya bagi para pelaku UMKM yang sangat membutuhkan minyak goreng untuk menunjang aktivitas jualan.
“Alhamdulillah lewat operasi pasar minyak goreng murah ini aktivitas masyarakat bisa kembali lancar. Semoga nanti ketika harganya turun dan stabil akan mempermudah seluruh aktivitas masyarakat di Kediri,” tutupnya.
Turut mendampingi gubernur pada operasi pasar minyak goreng ini, Kadisperindag Prov. Jatim, Ka. Bapenda Prov. Jatim, Ka. Bakorwil Madiun dan Karo Adpim Setdaprov. Jatim. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi