Selasa, 2 Juni 2026, pukul : 00:18 WIB
Surabaya
--°C

Mega Proyek Flyover Aloha Senilai Rp438 M Mulai Digarap

SIDOARJO-KEMPALAN: Pemkab Sidoarjo di bawah kepemimpinan Bupati Ahmad Muhdlor terus bergerak cepat. Salah satunya mengurai titik-titik kemacetan dan mencari solusinya. Selain menuntaskan frontage road Waru-Buduran, dalam waktu dekat juga bakal membangun jalan layang (flyover).

Salah satu titik kemacetan di jalur protokol adalah di kawasan Gedangan. Nah, pembangunan flyover Aloha menjadi satu solusinya. Proyek itu akan dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN) sebesar Rp438 miliar dan akan di mulai 2023 sampai 2024.

Tugas Pemkab Sidoarjo adalah mendukung pembebasan lahan sekitar 1,5 hektare untuk pembangunan proyek strategis tersebut.

Karena pembangunan akan dimulai 2023, Pemkab Sidoarjo menargetkan tahun 2022 pembebasan lahan selesai. Pemkab berkoordinasi dengan TNI-AL dalam hal ini Lantamal V. Maklum, sekitar 80 persen lahan yang akan digunakan untuk mega proyek flyover Aloha merupakan milik TNI-AL.

BACA JUGA  Polsek Tanggulangin Optimalkan Peran Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung

“Sudah koordinasi dengan Lantamal V, kami akan lalui prosedur hibah lahannya,’’ ujar Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor menyebut seluruh proses pembebasan lahan menjadi tanggung jawab pemkab. Nah, rangkaian proses pembebasannya akan dimulai Januari 2022 ini.

Rencana flyover Aloha Gedangan Sidoarjo

“Prosesnya seperti penyusunan dokumen pengadaan tanah, konsultasi publik, penetapan lokasi, penetapan panitia pengadaan tanah, dan lainnya,’’ katanya, Rabu (19/01).

Diharapkan, serah terima lahan dari Pemkab Sidoarjo bisa dilakukan tahun secepatnya dan bisa segera dibangun. Total keseluruhan lahan yang akan digunakan mencapai 1,5 hektare. Asumsi awal, yang milik TNI-AL 80 persen dan sisanya milik warga. ’’Nanti semuanya akan ada pemaparan. Kejelasan mana saja lahannya nanti ditentukan oleh BPN,” terang Gus Muhdlor

BACA JUGA  SPMB Jatim Dibuka, Khofifah Sebut Kuota Negeri Hanya 39,3 Persen

Rencananya, ada dua flyover di Aloha. Flyover itu akan menampung kendaraan dua arah dari Sidoarjo ke Surabaya atau sebaliknya, dan ke Jalan Raya Juanda. Panjang jalan atau jembatan layang sekitar 200 sampai 350 meter. Jumlah lajur masing-masing flyover adalah dua lajur satu arah. Lebar mengikuti standar bina marga 2 x 3,5 meter dengan kemiringan 5 persen agar jembatan bisa menampung kendaraan berat. (Ambari Taufiq)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.