Dia mencontohkan Ludaka seorang pemburu yang belajar syiwa purana pada suatu hari dia menyadari jika rusa juga memiliki keluarga seperti ayah,ibu dan anak hingga tidak memanah rusa lagi setelah para rusa datang untuk menyerahkan diri.
Ludaka naik ke pohon bilwa yang disukai syiwa lalu Upanisad memetiknya 108 kali yang dilambangkan jumlah tasbih dalam agama hindu. Ludaka setelah meninggal dunia masuk syiwa loka karena telah menyadari kekeliruannya.
Catatan profesor Nyoman Sutantra di tahun baru 2022 saat ini kita berada di zaman kaliyoga banyak manusia yang lupa dirinya memiliki roh suci dalam batin, tapi makin tingginya kekotoran batin (sad ripu) mengakibatkan usia manusia makin pendek hingga 100 tahun menjadi bonus kehidupan, mengutamakan harta takhta duniawi, senang bertengkar satu sama lainnya memperbesar masalah yang kecil, mencari kesaktian/kekebalan tubuh, mengumbar nafsu berahi diri.
Solusinya dengan mengendalikan pikiran yang arif bijaksana, mengendalikan ucapan santun yang menyejukkan hati serta mengendalikan perbuatan baik yang membahagiakan sesama manusia, agar kehidupan kita menjadi harmonis dan sejahtera.
Puncak persembahyangan pukul 12.00 dinihari dengan melafalkan Gayatri mantram sebanyak 108 kali. Selamat datang 2022, Aum Santhi Santhi Aum! (sun)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi