Menu

Mode Gelap

Kempalandok · 18 Nov 2021 19:17 WIB ·

Wabup Gresik Ikut Sosialisasi Bahaya HIV-AIDS ke Masyarakat Bawean


					Masyarakat Bawean antusias mengikuti sosialisasi Bahaya HIV-AIDS. Perbesar

Masyarakat Bawean antusias mengikuti sosialisasi Bahaya HIV-AIDS.

GRESIK-KEMPALAN : Rangkaian kegiatan dalam rangka kunjungan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Pulau Bawean dimulai hari ini, Kamis (18/11). Bertempat di Gedung Fatayat NU Kecamatan Sangkapura, Wabup mengawali kegiatan dengan membuka kegiatan Sosialisasi HIV-AIDS di Bawean. Acara yang terselenggara berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik ini mengundang berbagai elemen dari masyarakat, baik dalam bidang kemasyarakatan, keagamaan serta pelajar.

Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini sendiri adalah untuk mengenalkan tentang HIV-AIDS kepada masyarakat dan para mahasiswa sebagai generasi muda bangsa, dengan maksud setelah mereka mengenal dan memahami tentang apa itu HIV-AIDS dan bagaimana resikonya jika orang telah terkena penyakit tersebut, maka diharapkan masyarakat terhindar dan menjauhi penyakit HIV-AIDS.

Wabup Gresik sosialisasi bahaya AIDS.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya saat membuka acara mengungkapkan bahwa, Pulau Bawean tetap memiliki kerentanan tersendiri terhadap ancaman HIV-AIDS. Hal ini dikarenakan bahwa Pulau Bawean merupakan pulau yang cukup terbuka lewat transportasi lautnya, serta banyak dari masyarakatnya yang kerap bepergian dan bekerja di luar wilayah bahkan ke luar negeri. “Dengan berbagai kondisi tersebut, maka sosialisasi semacam ini penting dilakukan kepada masyarakat agar semua paham dan mengerti apa itu HIV-AIDS dan bagaimana menghindarinya. Sosialisasi ini penting untuk dilakukan di Bawean maupun di Kecamatan lain yang ada di Kabupaten Gresik,” ungkap Wabup.

Wabup juga menitip pesan bahwa penderita HIV-AIDS tidak boleh dikucilkan masyarakat, sebaliknya malah harus dirangkul untuk diberi motivasi untuk selalu berpikiran positif sehingga bisa menuju kesembuhan. “Lingkungan masyarakat, organisasi yang ada di Desa baik RT ataupun RW semua harus memberikan dukungan agar bisa menjadi sembuh,” pesannya.

Sekretaris KPA Kabupaten Gresik Indah Sofiyana yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi ini dalam laporannya menjelaskan bahwa Kabupaten Gresik memiliki target bahwa di tahun 2030 bisa nihil dari kasus HIV-AIDS. Salah satu langkahnya adalah dengan gencarnya sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar. (Ambari Taufiq)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Vaksinasi Dosis Pertama  Jatim  Tembus 71%, Khofifah: Terima Kasih Sinergi Forkopimda dan Masyarakat

3 Desember 2021 - 12:25 WIB

Polresta Sidoarjo Gelar Vaksinasi Bersama Penyanyi Lara Silvy Plus Bonus Sembako

2 Desember 2021 - 06:02 WIB

Agusdono, Anggota DPRD Jatim: Waspada! Varian Baru Omicorn Masuk Indonesia

30 November 2021 - 12:55 WIB

Cara Jitu Amankan Pilkades Prasung, Kapolresta Sidoarjo Buka Layanan Vaksinasi Gratis di Lokasi

29 November 2021 - 06:09 WIB

Kejar Target Nasional 70 Persen, Sidoarjo Tingkatkan Capaian Vaksinasi

27 November 2021 - 14:57 WIB

Varian Baru Covid-19 Merebak di Afrika, Ketua DPD RI Minta Segera Tutup Pintu untuk Negara Teridentifikasi

27 November 2021 - 13:39 WIB

Trending di Kempalandok