Senin, 11 Mei 2026, pukul : 18:13 WIB
Surabaya
--°C

Rossi, Ahok, dan Wayang

Pertamina punya semua potensi untuk menjadi ‘’world class enterprise’’, perusahaan kelas dunia yang moncer di even-even internasional. Kita ingin melihat Pertamina bisa mentereng seperti Petronas milik Malaysia. Tidak usah muluk-muluk mau bersaing dengan perusahaan minyak dari Eropa atau Amerika. Bisa bersaing–apalagi bisa mengungguli—Petronas adalah kebanggaan yang luar biasa.

Petronas bisa menggandeng Yamaha dan mengontrak Valentino Rossi. Setiap kali membalap, Rossi memakai baju rider bertuliskan Petronas besar di dadanya. Tim Yamaha yang dibela Rossi juga punya nama resmi ‘’Yamaha-Petronas’’. Semua rider Yamaha mengenakan baju balap dengan logo Petronas terpajang di dada dan di badan motor. Setiap kali Rossi naik ke podium dan mengangkat tropi, logo Petronas akan terekspose ke seluruh dunia.

Perusahaan Indonesia yang terlihat menjadi sponsor MotoGP kelas premier adalah Antangin, jamu anti masuk angin. Logo Atangin terlihat menempel di baju dan motor tim Gresini dalam beberapa seri balapan terakhir.

Persaingan Indonesia dengan Malaysia ini ibarat pertandingan derby dalam sepakbola. Setiap kali tim sekota bertanding selalu ada persaingan yang emosional yang terbawa karena berbagai faktor, mulai dari faktor sejarah, politik, budaya, maupun persaingan ekonomi.

Dalam kiprah dunia balap, Indonesia masih ketinggalan dari Malaysia yang sudah punya Sirkuit Internasional Sepang yang menjadi tuan rumah rutin balapan MotoGP dan Formula 1. Singapura juga sudah menjadi tuan rumah balapan Formula I yang bergengsi. Indonesia baru tahun ini menjadi tuan rumah WSBK, dan berharap tahun depan bisa menjadi tuan rumah balapan MotoGP.

Untuk sementara Indonesia masih ketinggalan dari Malaysia. Mungkin skornya 0-2 untuk Malaysia. Mudah-mudahan Sirkuit Mandalika bisa menambah skor untuk Indonesia. Kalau belum bisa menang dari Malaysia setidaknya bisa menipiskan ketinggalan menjadi 1-2, syukur-syukur bisa drawa 2-2.

Masih cukup jauh yang harus kita kerjar. Pekan lalu (10/11) Indonesia nyaris kecolongan gol lagi ketika perusahaan aparel olahraga internasional Adidas yang berkantor di Singapura menyebutkan bahwa wayang adalah produk budaya asli Malaysia.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.