Senin, 4 Mei 2026, pukul : 13:01 WIB
Surabaya
--°C

Mengulik Hubungan Santet dan Korupsi Bersama Amich Alhumami

SURABAYA-KEMPALAN: Pemberantasan korupsi ternyata tidak luput dari dunia santet. Ada beberapa orang yang berkecimpung di aktivitas tersebut justru menjadi sasaran empuk untuk disantet oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Madat Club mengadakan diskusi bersama Amich Alhumami, seorang antropolog cum peneliti sosial di Research Institute for Culture and Development. Ia juga merupakan alumni Universitas Sussex di Inggris. Diskusi ini mengangkat tema Santet dan Korupsi.

Menurut Amich, isu yang dibahas dalam diskusi pada Senin (15/11) adalah isu yang spesifik dalam bidang Antropologi. “Kita dalam banyak kasus mengira santet sebagai sesuatu yang tidak lazim, yang bukan menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat,” tuturnya.

“Santet kerapkali diasosiasikan dengan masyarakat tradisional,” tambahnya. Amich menuturkan bahwa pada awalnya ia mempersiapkan proposal untuk disertasi, ketika konsultasi dengan pembimbing yang memberi pertimbangan, apa yang ia bawa merupakan tema yang masih hangat, yakni desentralisasi, namun pembahasan itu ada “masa lakunya”.

Ia disarankan oleh pembimbingnya untuk menghubungkan santet dan korupsi. Direktur Agama, Pendidikan dan Kebudayaan di Kementerian PPN/Bappenas ini harus membaca banyak literatur untuk memulai kajian mengenai kaitan santet dan korupsi.

“Baik santet maupun korupsi dijadikan senjata untuk mendapatkan kekuasaan,” ujarnya. Ia membedakan antara praktik santet dengan perdukunan, karena perdukunan kerap berkaitan dengan mempermudah permasalahan, namun bersinggungan, sebab keduanya bertumpu pada kekuatan supranatural.

Amich menjelaskan bahwa santet susah bahkan tidak bisa dibuktikan, karena berada di balik layar, sehingga hanya melalui perbincangan, maka menuliskan santet hanya melalui jalur naratif.

Salah satu yang…

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.