Minggu, 17 Mei 2026, pukul : 03:18 WIB
Surabaya
--°C

Ketua PWI Jatim : Masifnya Medsos Tak Bisa Menggantikan Peran Media Massa

PASURUAN-KEMPALAN: Hal itu di sampaikan
Ketua PWI Jatim Ainur Rohim saat memberikan materi Bimtek insan pers dengan pemkab Sidoarjo yang mengambil tema” Sinergitas pemkab Sidoarjo dengan Insan pers dalam membangun Sidoarjo” di salah satu hotel di kawasan Tretes pasuruan Kamis malam (28/10).

Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Jatim Ainur Rohim, menilai perkembangan media massa di era pesatnya gempuran media sosial sekarang ini, dunia media mengalami disrupsi digital. setahun pandemi 2020 – 2021 media massa disibukkan perampingan internal, PHK, dan penyesuian manajemen.

“Kondisi ekonomi memburuk menghadapkan media massa bisa survive atau sebaliknya hancur lebur,” terang Ainur.

Meski begitu tambah Ainur, masifnya media sosial tidak bisa menggantikan peran media massa.

“Karena pola komunikasi media sosial hanya satu arah sedangkan media massa yang memberi ruang klarifikasi,” terang Ketua PWI Jatim.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten menjalin sinergitas dengan Insan Pers dalam mengawal percepatan pembangunan di Kota Sidoarjo. Di era kepemimpinan Bupati Ahmad Muhdlor kebebasan Pers dijunjung tinggi sebagaimana amanah UU Pers No 40 Tahun 1999. Ungkapan itu disampaikan Didik Triwahyudi, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo saat membacakan sambutan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor pada kegiatan Bimbingan Teknis Insan Pers Kamis malam, (28/10/2021).

Bimtek Insan Pers diikuti puluhan wartawan dari media Cetak, Online maupun media elektronik.

Didik menyampaikan kalau pemkab Sidoarjo membuka ruang seluasnya – luasnya kepada Pers dalam mengawal kebijakan pemerintahan Bupati Ahmad Muhdlor. Karena salah satu tugas Pers memeberikam informasi kepada masyarakat dengan obyektif dan berdasarkan fakta.

“Bupati Gus Muhdlor mengapresiasi karena selama perjalanan memimpin Sidoarjo sejak dilantik bulan Februari 2021 Pers selalu mewartakan kinerja pemerintah,” sambung Didik.

“Independen dan sikap kritis menjadi modal penting yang dimiliki Pers dalam mengawal demokrasi. Termasuk didalamnya mengawal kebijakan Bupati. Oleh karenanya Bupati berpesan kepada Diskominfo untuk melibatkan Pers sebagai mitra strategis pemerintah,” terang Didik. (Ambari Taufiq)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.