Menu

Mode Gelap

kempalanews · 28 Okt 2021 17:53 WIB ·

TPA Jabon Sidoarjo Kolaps, Ini Alternatifnya


					Antrian truk dua jalur menuju TPA Jabon. Perbesar

Antrian truk dua jalur menuju TPA Jabon.

SIDOARJO-KEMPALAN: Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jabon Sidoarjo tak mampu lagi menerima sampah kiriman dari TPS karena telah penuh. Puluhan truk pengangkut sampah yang selama ini beroperasi mengambil sampah sari TPST ke TPA kini terparkir mengular di kawasan TPA Jabon.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo mengatakan, tak bermaksud menutup TPA Jabon. Namun, memang kapasitasnya sudah penuh dan tak mampu lagi menerima sampah masuk.

“Bisa dibilang tutup dengan sendirinya karena penuh. Sementara kami armada pengangkut sampah kami minta stand by di sini,” ujar Bahrul Amig, Kamis (28/10).

Kepala DLHK yang baru saja dilantik ini mengatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa solusi. Salah satunya adalah mengoperasikan sanitary landfill mulai Senin depan.

“Memang belum ideal, tapi kami akan segera mengoeprasikannya sebagai solusi mulai November. Selain itu, Bapak Bupati juga telah menyiapkan solusi lain yakni landfill mining dengan mengolah sampah menjadi bricket yang dibutuhkan industri sebagai bahan bakar,” jelasnya.

Bricket sampah ini merupakan inovasi dari putra daerah yang telah diriset sejak beberapa tahun silam. Rencananya pengolahan sampah menjadi bricket tak hanya dilakukan di TPA Jabon tapi juga di TPST kawasan.

“Memang Sidoarjo akan menjadi kota pertama yang menerapkan pengolahan sampah menjadi bricket ini secara sempurna dan terintegrasi,” ujarnya.

Meski demikian, Amig juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih optimal dalam mengolah sampah sejak dari rumah. Minimal dengan cara 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Bila tidak bisa, bisa dikelola secara terpusat melalui desa. Tentunya harus berkenan membayar secara pantas kepada pengelola TPS Desa.

“Kami juga mendorong pengelola TPS desa maupun kawasan untuk lebih optimal lagi. Bahkan bila perlu sampah-sampah ini tuntas di sana tidak sampai masuk ke TPA,” ujarnya.(Ambari Taufiq)

Editor: Reza Maulana Hikam

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bertemu Ridwan Kamil, LaNyalla Singgung Capres Jalur Non-Partai dan Presidential Threshold Nol Persen

4 Desember 2021 - 17:55 WIB

Sempat Buntu, KPU Yakin Pemilu Digelar 21 Februari 2024 

4 Desember 2021 - 17:51 WIB

Seleksi tahap II Calon Anggota KPU dan Bawaslu, 48 Orang Dinyatakan Lulus

4 Desember 2021 - 17:47 WIB

GAS Usulkan Gatot Nurmantyo sebagai Cawapres Dampingi Anies

4 Desember 2021 - 12:31 WIB

BMKG Peringatkan Banjir Rob, Pemkot Surabaya Siapkan Antisipasi

4 Desember 2021 - 09:42 WIB

Plh Sekdaprov Heru Buka Pasar Seni Lukis Indonesia

4 Desember 2021 - 09:23 WIB

Trending di kempalanews