INDIAN WELLS-KEMPALAN: Rangkaian WTA Tour tahun ini tak berhenti menuai sensasi. Setelah sensasi Emma Raducanu yang memenangi AS Terbuka bulan lalu, maka Senin (18/10) di Indian Wells Master 2021 petenis Spanyol Paula Badosa yang ganti jadi sensasi.
Manisnya, Badosa memenanginya setelah menaklukkan sosok yang mampu menjadikannya saat ini sebagai petenis top. Di Indian Wells Tennis Garden, Indian Wells, California, Badosa mampu memenangi final menghadapi Victoria Azarenka. Badosa menang 7-6 (7-5), 2-6, 7-6 (7-2) atas Azarenka dalam waktu tiga jam!

Karena Azarenka, Badosa memenangi ajang ini. Karena juara dua kali ajang Indian Wells Master pula Badosa tercatat sebagai petenis Spanyol pertama yang mengangkat trofi juara. ’’Saya masih ingat, saat itu saya masih berusia 14 atau 15 tahun, dan saat itu saya menyaksikanmu memenangi Grand Slam, Vika (sapaan akrab Azarenka),’’ ucap Badosa.
’’Saya masih ingat, ketika itu saya berkata kepada pelatihku bahwa suatu hari nanti saya dapat bermain seperti dirimu,’’ sebut petenis 23 tahun itu. Dia sudah terjun dalam tenis profesional di usia 15 tahun.
’’Jadi, sungguh mengesankan (bermain melawan Azarenka), terima kasih sudah banyak memberi saya inspirasi. Tanpa seorang atlet seperti kamu, dan wanita seperti kamu, saya takkan bisa ada di sini. Ini seperti mimpi jadi kenyataan,’’ sambung Badosa.
Bagi Badosa ini gelar WTA Tour keduanya setelah memenangi turnamen tenis Belgrade Terbuka pada Mei lalu. Bedanya, kasta Belgrade Terbuka masih WTA 250. Sedangkan Indian Wells telah di level WTA 100. Apalagi lawannya, Azarenka, juga pernah memenangi turnamen tersebut dua kali.
Makanya, Badosa menyebut pekan ini sebagai pekan penuh pelajaran untuknya. ’’Saya rasa, satu hal pertama yang jadi pelajaran saya dari sini adalah tidak ada yang tidak mungkin. Kalau kalian bertarung, bekerja, setelah bertahun-tahun, Anda akan mendapatkan sesuatu,’’ tutur petenis dari Catalan itu.
Memenangi turnamen WTA 100 sekaligus mengalahkan petenis yang menginspirasinya bisa jadi petenis top seperti sekarang bak mimpi berubah jadi nyata bagi Badosa. ’’Saya tak akan pernah berhenti bermimpi. Itulah yang membuatku tetap bekerja keras dan yakin sampai momen akhir,’’ sambungnya.

Azarenka pun memuji penampilan Badosa malam itu. ’’Terkadang Anda akan lebih gugup ketika bermain di final besar pertama Anda. Terkadang Anda juga bisa lebih sedikit bebas. Saya merasa hari ini dia memainkannya. Anda tahu, dia (Badosa) benar-benar bebas mainnya,’’ puji petenis berkewarganegaraan Belarus itu. (Eurosport, Tennis Majors, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi