MIMIKA-KEMPALAN: Jatim gagal menyabet medali emas dari cabang olahraga tolak peluru putra. Di nomor ini Jatim hanya mampu menyumbangkan medali perak.
Di babak final, atlet tolak peluru Jatim Roni Disko hanya mampu melempar sejauh 15,21 meter dan mendapat medali perak. Medali emas disambar oleh Irfan Toni Saputro (Jateng) dengan lemparan sejauh 21,50 meter. Sedang medali perunggu dengan lemparan sejauh 15,14 meter diraih atlet tuan rumah Papua, Dalfinsen Sroyer.
Ditemui usai upacara penyerahan medali di Stadion Indoor Mimika Sport Complex, Mimika, Roni Disko tampak agak kecewa dengan hasil yang telah dicapai. “Target saya sebenarnya medali emas di PON XX Papua ini, tapi lepas,” akunya.
Padahal, menurut Roni, IrfanToni Saputro yang berhasil tampil sebagai juara dan merebut medali emas, sebenarnya sudah pernah ia kalahkan di Kejurnas 2018. “Ya, mau apalagi. Saya sudah berjuang keras. Tapi rupanya dia (Irfan) tampil lebih baik,” ujarnya, lirih.
Diakui, salah satu faktor yang menyebabkan kegagalannya merebut medali emas karena persiapan yang kurang. Sebab, setelah Kejurnas Atletik 2018, praktis tidak ada lagi kejuaraan yang diikuti di tanah air. Sehingga, praktis persiapannya sangat minim.
“Persiapan saya sendiri hanya tiga bulan, sehingga memang sangat kurang,” ungkap Roni.
Meski agak kecewa dengan hasil yang dicapai, tapi ia mengaku puas masih bisa membawa pulang medali perak. “Alhamdulillah, harus tetap disyukuri,” ucap pria yang mengaku menekuni olahraga tolak peluru sejak tahun 2018.
PON XX Papua merupakan kejuaraan multievent nasional pertama yang diikuti. PON XIX/2016 di Jawa Barat dia belum ikut. Namun demikian, pada PON XXI/2024 yang rencananya digelar di Aceh, pria kelahiran Kediri 1996 ini berharap masih bisa ikut.
Karena itu, setelah PON XX Papua ia berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga persiapannya lebih maksimal. “Harapan saya, mudah-mudahan di PON XXI/2024 Aceh saya bisa meraih medali emas,” tekad Roni Disko yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Sabar dan Rahayu ini. (Dwi Arifin)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi