Kemudian juga juru bicara PBB, Stephanie Tremblay mengatakan bahwa pihak PBB sangat menyesali adanya tindakan tersebut yang kemudian memaksa Bangladesh untuk melakukan investigasi dan tanggung jawab sepenuhnya terhadap kejadian tersebut.
Salah satu pengungsi Rohingya yang berada di Kamp Kutupalong memberikan komennya kepada salah satu jurnalis VOA yang mengatakan bahwa semua hidup pengungsi berada dalam bahaya. Mereka semua menginginkan adanya keamanan di Kamp pengungsi. Ia juga merasa sedih terhadap adanya pembunuhan pemimpin pengungsi Rohingya.
“Kami meminta kepada pemerintah Bangladesh dan bahkan komunitas internasional untuk dapat melindungi kami serta memberikan bantuan yang sepadan” ucap salah satu pengungsi yang diwawancarai oleh jurnalis VOA. (VOA, Muhamad Nurilham)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi