Menurut Deni, salah satu penjaga pos lintas Perbatasan Negara (PLBN), biasanya akhir pekan menjadi saat teramai warga dari distrik lain berkunjung.
Tamu dari berbagai provinsi Indonesia juga selalu ada yang berkunjung, bahkan beberapa dari mereka mengincar untuk mendapat sertifikat sebagai bukti telah menginjakkan kaki di titik Nol KM Indonesia.
Sota, menurut dia, juga menjadi daerah yang sering dikunjungi oleh warga Papua Nugini, khususnya warga Desa Wariaber. Ini karena mereka sering melakukan jual-beli. Ada pula beberapa warga mereka yang bersekolah di distrik tersebut.
Jika tidak ada perubahan, awal Oktober ini atau tanggal 3 Oktober 2021 PLBN di Distrik Sota akan diresmikan Presiden RI Joko Widodo.

Jika benar maka akan mengikuti nasib tujuh PLBN lainnya yang berubah megah seperti di Kalimantan Barat dengan PLBN Entikong, Badau dan Aruk, di Nusa Tenggara Timur.
Dengan hadirnya titik Nol Kilometer di Distrik Sota tersebut diharapkan mampu berdampak pada kesejahteraan masyarakat yang ada di garis terdepan Indonesia khususnya di Merauke. (Ambari Taufiq)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi