Minggu, 3 Mei 2026, pukul : 14:20 WIB
Surabaya
--°C

Keutamaan Sholat Berjamaah

Oleh : Bu Nyai Dr. Hj. Mihmidaty Ya’cub

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang sudah mentakdirkan kita diberikan usia panjang sampai saat ini, masih diberi kesempatan untuk bersama-sama menkaji ilmunya Allah, masih diberi kesempatan untuk beribadah, melaksanakan sholat dan lain sebagainya, terutama sholat jamaah. Semoga kita tetap istiqomah melaksanakan ibadah kepada Allah sampai akhirnya kita Husnul Khatimah. Sholawat serta salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Rosulullah Muhammad SAW.

Dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqara ayat 277 Allah SWT berfirman, yang artinya; “Sungguh, orang-orang yang beriman, mengerjakan kebajikan, melaksanakan sholat, dan menunaikan,  zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati”. Dalam ayat ini Allah berfirman memberi pelajaran kepada kita bahwa orang-orang yang beriman dan beramal sholih, mendirikan sholat, menunaikan zakat, maka pahalanya ditanggung oleh Allah. Selain itu tidak ada lagi rasa takut dan sedih atas mereka. Rasa takut itu atas apa yang akan terjadi dan rasa sedih atas apa yang sudah terjadi. Kenapa? Karena Allah sudah menjaminnya. Orang-orang yang beriman, sholat, zakat, dan beramal sholih maka kebahagiaannya dijamin, di dunia dan akhirat.

Bagaimana sholatnya? Dalam sebuah hadist Nabi SAW bersabda bahwa Keutamaan sholat berjamaah  27 derajat di banding sholat  sendiri, bukan tingkat tapi  derajat di surga. Selanjutnya dalam sabdanya Nabi SAW mengatakan, barang siapa sholat lima waktu dengan berjamaah akan diberikan lima hal.

1. Tidak akan pernah ditimpa fakir selama di dunia.

2. Terbebas dari siksa kubur.

3. Di berikan buku catatan amalnya dari tangan kanan.

4. Melewati jembatan yang menuju surga seperti kilat yang menyambar.

5. Masuk surga  tanpa hisab.

Orang yang sholat lima waktu secara berjamaah termasuk orang yang berjuang. Mengapa ? Ketika adzan berkumandang ia lagi dalam kondisi kerepotannya, ketika adzan ia lagi mengantuk, ketika adzan ia lagi dalam perjalanan dan sebagainya, tetapi karena sudah terbiasa istiqomah dimanapun dia mendengar adzan, panggilan untuk melaksanakan sholat, apapapun yang tengah dikerjakannya ia tinggalkan untuk memenuhi panggilan Allah tersebut. Itulah hasil dari pada ilmu, bentuk perjuangan melawan hawa nafsu. Perjuangan yang paling berat bukan melawan musuh yang nyata, tapi musuh melawan hawa nafsu diri sendiri.

Indikator bahwa seseorang itu sudah bisa dikatakan mampu mengalahkan hawa nafsunya sendiri antara lain ia sudah mampu istiqomah sholat berjamaah. Dia telah menang perang melawan hawa nafsunya. Dia termasuk Mujahid, pejuang di jalan Allah. Karena perang terbesar itu bukan melawan musuh yang nyata tapi perang melawan hawa nafsunya sendiri. Nabi SAW lebih menekankan lagi dengan sabdanya “Sholat seseorang dengan  berjamaah lebih baik dari pada sholat 40 tahun dirumah dengan sholat sendirian.” Sholat berjamaah  dihadiri oleh ribuan malaikat yang mengerumuni orang yang sedang sholat berjamaah  sambil memohonkan rahmat dan ampunan kepada Allah. Selanjutnya Rosulullah SAW bersabda “Barang siapa yang melakukan sholat jamaah selama 40 hari, maka dijauhkan dari neraka”. Mengapa 40 hari? karena sesuatu yang dikerjakan selama 40 hari terus menerus Insya Allah sudah bisa mendorong pelakunya istiqomah dalam melaksanakan ibadah tersebut.

Sebagaimana sabda Nabi SAW bahwa paling utamanya amal adalah sholat di awal waktu. Seperti yang sudah kita ketahui waktu sholat itu dibagi menjadi 3 (tiga); Waktu afdhol, waktu ihtiar dan waktu tahrim. Waktu afdhol ialah waktu utama, sekitar 20% di awal waktu. Waktu tahrim adalah 20% diakhir waktu, sedangkan 60% lainnya  disebut waktu ihtiar atau waktu pertengahan. Selanjutnya kata Nabi SAW ‘Kalau saja orang yang tidak sholat berjamaah ke masjid itu tahu akan kerugiannya, maka ia akan lebih senang rumahnya dibakar, tidak punya rumah, dari pada tidak sholat jamaah dimasjid.’

Suatu ketika ada seorang buta datang kepada Nabi SAW meminta izin kepada Nabi SAW untuk tidak  sholat Subuh di masjid, alasannya karena pas waktu subuh belum ada orang yang bisa menuntunnya, membawanya ke masjid. Nabi SAW bertanya, apakah kamu mendengar suara adzan? Kalau kamu mendengar suara adzan maka sholat berjamaahlah di masjid karena tidak sempurna sholat seseorang yang sendirian padahal dia mendengar suara adzan. Begitu besarnya pahala sholat berjamaah dan begitu ruginya bagi orang-orang yang meninggalkannya.

Tentang orang yang sholat Nabi SAW bersabda, “Jika  seorang hamba bertakbir untuk melaksanakan sholat,  Allah Ta’ala berfirman kepada malaikat; angkatlah dosa-dosanya hamba-Ku ini dari punggungnya sehingga dia menghamba pada-Ku dalam keadaan suci. Maka malaikat mengambil semua dosa orang yang sholat itu. Ketika hamba itu selesai sholat lalu malaikat berkata, Wahai Tuhan  kami, apakah kami akan kembalikan lagi dosa-dosanya? Allah berfirman; wahai malaikatku, tidak pantas, tidak patut dengan kemurahan-Ku kecuali ampunan. Aku telah mengampuni dosa-dosanya”. Oleh karena itu sholat menjadi barometer orang itu baik atau tidak masuk surga atau neraka. Bagaimanapun baiknya seseorang menurut penilaian orang lain, tapi dia tidak sholat ia tetap  akan menjadi penghuni neraka karena terus menerus berdosa kepada Allah. Ingat pesan Nabi Muhammad SAW, bahwasanya di hari kiamat kelak yang pertama  akan dihisab adalah masalah sholatnya, jika sholatnya baik, maka dianggap baiklah seluruh amalannya, namun jika catatam sholatnya buruk, maka buruklah seluruhnya”. Naudzubillahi min dzalik.

Dalam kesempatan yang lain Rosulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menjaga sholatnya, maka akan ada cahaya, dan bukti  keimanan dan  keselamatan di hari kiamat. Barang siapa yang tidak menjaga sholat-sholatnya maka tidak ada baginya bukti cahaya, bukti keimanannya dan kebahagiaan di akhirat”. Oleh karena itu karakter sholat kita haruslah yang bisa mencegah diri kita dari perbuatan keji dan munkar. (*)

Transkrip Oleh: Adib Muzammil

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.