Rabu, 6 Mei 2026, pukul : 02:01 WIB
Surabaya
--°C

Harga Pakan Ternak Naik, Peternak Ayam Petelur di Jatim Kelimpungan

SURABAYA-KEMPALAN: Tinggginya harga pakan ternak dan jagung kering pipil disorot anggota Komisi B DPRD Jatim, Noer Soetjipto. Pasalnya, kenaikan itu menyebabkan harga telur ayam di pasaran anjlok, sehingga para peternak ayam petelur kelimpungan.

Politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan, ada beberapa faktor yang dikeluhkan para peternak ayam petelur di Jatim. Faktor utamanya, karena mereka tidak bisa bersaing dengan pengusaha pabrik pakan ternak di Jatim.

“Perusahaan pakan ternak tersebut selain diizinkan produksi DOC (Day Old Chick) ternyata juga diizinkan usaha peternakan. Ini kesalahan pemerintah memberikan izin investasi ke pabrik pakan ternak, bisa hulu sampai hilir,” kata Noer Soetjipto, Jumat (3/9).

Legislator asal Trenggalek ini mengungkapkan, saat ini peternak seolah tidak diberi ruang berusaha oleh pemerintah. “Justru sekarang ini dibenturkan dengan pengusaha besar, sehingga ibaratnya bumi dan langit. Kalau pemerintah tidak mengoreksi perizinan dan membiarkan investor ambil bagian peternak, ya semua peternak ayam petelur di Jatim bisa gulung tikar,” tandasnya.

Noer Soetjipto lantas membandingkan dengan pemerintah dahulu terkait keberpihakan pemerintah pada peternak telur ayam. “Beda jaman pemerintahan Soeharto. Dulu pabrik hanya boleh buat pakan ternak dan pabrik pakan ternak tidak boleh jadi peternak. Dengan, kebijakan tersebut peternak bisa hidup,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KSB Peternak Ayam Kabupaten Blitar Gandi yang dihubungi terpisah membenarkan pernyataan Noer Soetjipto. Dia mengakui saat ini harga telur ayam turun drastis, dimana harga telur di tingkat peternak sebesar Rp 14 ribu per kg “Bahkan ditawar Rp 13.500 hingga Rp 13 ribu per kg,” terangnya.

Karena harga telur hancur, lanjut Gandi, para peternak kecil pilih menutup usahanya daripada mengalami kerugian besar. Mereka lebih baik tutup, karena untuk bertahan hidup dengan mengandalkan ternak ayam dengan harga telur yang hancur akan sulit. “Apalagi saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19,” tegasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.