HANOI-KEMPALAN: Dalam sebuah wawancara dengan Vietnam News Agency, Nguyễn Quốc Hùng yang merupakan sekertaris jenderal Asosiasi Bank Vietnam menyatakan, perkembangan pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sektor produksi dan aktivitas bisnis serta perekonomian secara menyeluruh.
Ia menjelaskan bahwa Bank Nasional Vietnam mengeluarkan edaran yang meminta lembaga kredit dan cabang bank asing untuk melakukan penjadawalan ulang utang dan membebaskan atau mengurangi bunga pinjaman bagi kliennya yang terdampak Covid-19.
Menurutnya, membayar hutang di masa pandemi sangat sulit bagi lembaga perkreditan karena ada regulasi pencegahan pandemi yang lebih mengandalkan perasaan nasabah untuk melunasi hutangnya. Sementara pekerjaan penting dari bank adalah mengajak nasabahnya untuk berfokus membayar hutang yang mereka miliki.
“Saat ini, saya pikir bank telah membangun skenario mereka sendiri. Selain menurunkan suku bunga untuk mendukung masyarakat, bank juga secara aktif meningkatkan kapasitas keuangan mereka untuk memastikan operasi yang baik di masa depan,” ujarnya seperti yang dikutip Kempalan dari Vietnam News.
Nguyễn mengatakan, bank nasional terlah menyesuaikan target kredit, yang menurutnya merupakan langkah yang tepat, karena kondisi pandemi yang sangat pelih sehingga harus ada solusi yang kuat dari pemerintah.
Dari kebijakan itu, ia menyatakan selanjutnya bahwa bisnis akan kembali stabil dan berproduksi kembali yang mana terganggu selama pandemi, maka dari itu bank butuh untuk membuat kondisi untuk bantuan keuangan pada bisnis-bisnis itu.
“Selain itu, perusahaan yang memproduksi barang-barang penting untuk keperluan dalam negeri dan ekspor juga membutuhkan modal. Bank perlu mengevaluasi efisiensi rencana bisnis perusahaan untuk menyediakan modal secara tepat waktu. Ini adalah kesempatan untuk pemulihan produksi,” tuturnya. (VNN, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi