LONDON-KEMPALAN: Manajer baru Tottenham Hotspur, Nuno Espirito Santo mengatakan dia belum berbicara dengan Harry Kane sejak striker itu melewatkan pelatihan pada hari Senin (2/8) dan berharap untuk segera berbicara dengannya untuk mengatasi situasi tersebut.
Pelatih kepala baru Tottenham itu tampaknya belum sama sekali bertemu Kane, yang belum kembali berlatih setelah memimpin Inggris ke final Euro 2020 bulan lalu, Kane kemudian juga melewatkan dua sesi pertama yang seharusnya dia lakukan pada Senin dan Selasa.
Spurs diperkirakan akan mendenda pemain berusia 28 tahun itu atas ketidakhadirannya, sementara Kane yakin dia memiliki kesepakatan dengan ketua Daniel Levy bahwa dia akan dijual musim panas ini. Namun, posisi Spurs saat ini tetap, dimana mereka tidak memiliki niat menjual Kane.
“Saya berharap untuk berbicara dengan Harry segera. Saya belum memiliki kesempatan. Pertama-tama kami harus menyelesaikan masalah saya sendiri, lalu saya akan berbicara dengannya” kata Nuno kepada pers setelah laga pramusim Spurs melawan Chelsea.
“Bukannya saya tidak mau berkomentar, yang saya yakini bahwa semua masalah ini dalam kaitannya dengan segala sesuatu harus dibicarakan secara internal, di antara kita. Mari kita coba menghindari segala jenis argumen atau diskusi publik tentang hal itu. Kita harus fokus pada yang penting, yaitu selesaikan situasi di antara kita.” tambahnya.
“Kami akan menyelesaikan situasi secara internal, dengan klub yang berbicara dan berusaha mencapai solusi yang lebih baik dan kesimpulan dari situasi tersebut.” tambah Mantan pelatih Wolves itu.
“Semua pra-musim sulit bagi setiap klub. Ini berbeda, saya tahu, tetapi absennya banyak pemain karena tugas internasional telah menyulitkan banyak manajer.” tutup kepala pelatih Tottenham itu.
Nuno telah bergabung dengan kiper Pierluigi Gollini dan pemain sayap Bryan Gil di London utara musim panas ini, dan pada hari Selasa Spurs menyetujui kesepakatan £ 47m untuk membawa bek Cristian Romero ke klub dari Atalanta.
Pelatih kepala baru Spurs itu menyoroti perlunya untuk terus memperkuat tim jelang pertandingan pembuka Liga Premier mereka melawan Manchester City pada 15 Agustus dan menekankan lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum jendela transfer ditutup pada 31 Agustus.
“Kami selalu bekerja sangat keras, seperti yang dapat Anda bayangkan, pada aspek itu,” katanya.
“Kami membutuhkannya, tetapi sangat sulit untuk meningkatkan skuad kami. Kami memiliki pemain yang sangat berbakat dan sangat bagus, itu perlu seimbang, tetapi Steve dan Fabio tidak memiliki pekerjaan yang mudah dalam hal meningkatkan skuad kami, terutama untuk akurat dalam memilih pemain yang tepat.” tambahnya.
“Skuad kami harus seimbang, tetapi harus dengan kualitas juga, kami harus berhati-hati.” tutup kepala pelatih Tottenham itu.
(Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi