Sabtu, 2 Mei 2026, pukul : 06:18 WIB
Surabaya
--°C

Enam Relawan RSLI Lanjutkan Pendidikan Dokter Spesialis

SURABAYA-KEMPALAN: Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya melakukan prosesi wisuda istimewa, Sabtu (31/7) pagi. Di katakan istimewa karena kali ini bukan penyintas Covid-19 yang diwisuda, melainkan wisuda pelepasan relawan dokter umum yang selama ini bertugas dan mengabdi di RSLI.

Mereka dilepas untuk melanjutkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) untuk meningkatkan kapasitas dan perofesionalitas di bidang ilmu kedokteran. Ada enam relawan dokter umum yang diwisuda.
Mereka adalah dr. Michael Jonathan (ilmu jantung), dr. Ngurah Arie Kapindra (bedah umum), dr. Inggrid Asali (bedah plastik), dr. Karisma Septari (ilmu penyakit dalam), dr. Nastiti Imana (imu jantung), dan Dokter Mitha Ayomi (anestesiologi).

Selama ini mereka bergabung sebagai relawan dokter di RSLI dan menjalankan pengabdian untuk melayani dan menyembuhkan pasien Covid-19 dari berbagai wilayah di Jawa timur dan Indonesia. Segenap jajaran RSLI turut mengantar pelepasan keenam dokter tersebut.

Penanggungjawab RSLI, Laksamana Pertama TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp. BTKV dalam sambutannya menyampaikan selamat dan rasa bangga atas keberhasilan mereka melewati ujian masuk PPDS.

Ia menyatakan tidak keberatan dan mendorong para dokter yang bertugas di RSLI untuk dapat mengakses dan menuju PPDS.
“Saya bangga atas keberhasilan kalian. Dedikasi yang telah kalian buktikan selama menjadi relawan di rumah sakit ini hendaknya menjadi bekal dan landasan untuk tetap mengadikan diri bagi kemanusiaan,” kata Nalendra.

Dr. Erwin Astha Triyono, dr., Sp.PD., KPTI, FINASIM. Konsultan RSLI yang juga turut melepas enam relawan dokter memasuki jenjang PPDS, menyatakan rasa syukur. Dia mengucapkan selamat kepada para relawan dokter yang telah mengabdi di RSLI.

“Keberhasilan memasuki PPDS adalah juga berkah dari apa yang telah kalian tanam dan kerjakan selama ini, yakni melakukan tugas-tugas kemanusiaan membantu pemerintah mengatasi pandemi Covid -19. Keberanian dan ketulusan kalian menjadi garda terdepan penangangan pasien Covid-19 patut diapresiasi,” katanya.

Dikatakan, keberhasilan lolos memasuki PPDS menjadikannya ikhlas melepas dari RSLI. “Tugas di RSLI mungkin telah usai, tapi upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi untuk menjadi dokter spesialis guna melanjutkan tugas kemanusiaan telah menanti,” tutur Dr. Erwin.

Dengan pelepasan enam dokter umum ini, ia berharap dapat menginspirasi dan dilanjutkan oleh dokter umum lainnya di RSLI serta dapat menggerakkan dokter yang lain untuk bergabung menjadi relawan di RS yang ada dan selanjutnya dapat meretas jalan menuju PPDS.

Pada kesempatan tersebut, dr. Ngurah Arie Kapindra, salah satu dokter yang akan melanjutkan PPDS, menyampaikan terima kasih kepada pihak manajemen RSLI, teman sejawat para dokter, para perawat, admin dan relwan pendamping RSLI.

“Terima kasih kepada semuanya yang selama ini bersinergi di rumah sakit ini untuk bersama-sama memberikan layanan terbaik bagi pasien Covid-19. Banyak pengalaman dan suasana kebatinan yang telah kami alami, rasakan, dan menjadi hal yang tidak akan kami lupakan. Semua menjadi bekal dan semangat bagi kami dalam menjalani dan menyelesaikan PPDS untuk selanjutnya bisa berbuat banyak menolong orang lain dari sisi medis/kedokteran. Doakan kami semoga segera menyelesaikan PPDS dan dapat menjadi dokter spesialis dan mengabdikan kembali untuk kemanusiaan,” harapnya.

Radian Jadid, Koordinator Relawan PPKPC-RSLI menjelaskan, selama satu tahun lebih RSLI beroperasi telah melibatkan 38 relawan dokter umum. Dan sebelum pelepasan 6 relawan dokter untuk melanjutkan PPDS, RSLI telah melepaskan 4 dokter umum untuk melanjutkan PPDS, yaitu dr. Jilvien (bedah plastik), dr. Ilona (bedah anak), dr. Michael Lusida (ilmu penyakit dalam), dan dr. Claudia (paru).

Dengan demikian, lanjut Jadid, RSLI telah melepas 10 dokter umum untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan spesialis pada ilmu kedokteran yang dipilih. “Semoga terus bermanfaat bagi umat manusia,” harap Jadid. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.