Sabtu, 2 Mei 2026, pukul : 07:46 WIB
Surabaya
--°C

Besok, Eko Yuli Janjikan Medali Emas di Olimpiade Tokyo

TOKYO-KEMPALAN: Lifter Eko Yuli Irawan berjanji akan berusaha maksimal memenuhi komitmennya untuk membawa pulang medali emas dari Olimpiade Tokyo yang bakal digelar pada 23 Juli-8 Agustus 2021.

Eko mengatakan tak akan menyia-nyiakan upaya yang dilakukan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang telah bersedia memenuhi keinginannya untuk mendatangkan Lukman sebagai pelatihnya dalam persiapan menuju Tokyo.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan Komite Olimpiade Indonesia, mulai ketua umum (Raja Sapta Oktohari), sekjen (Ferry Kono), dan komisi-komisi lainnya,” kata Eko Yuli seperti rilis dari KOI, Kamis (23/7).

“Sebenarnya bagi saya diberi garansi bisa tetap tampil di Olimpiade sudah cukup, tetapi langkah NOC Indonesia yang mau mengakomodir kedatangan Pak Lukman untuk menjadi pelatih sungguh sangat saya apresiasi,” lanjut Eko Yuli.

Eko juga mengatakan tak akan mengecewakan seluruh pihak yang selama ini sudah membantunya. Ia berjanji memenuhi target pribadinya untuk membawa medali emas, terlebih Olimpiade Tokyo menjadi kesempatan terakhir dia mengingat usianya kini sudah menginjak 32 tahun, tepat pada 24 Juli 2021, Sabtu hari ini.

Setelah memutuskan meninggalkan Pelatnas Kwini, Jakarta pada Januari lalu, Eko sempat berlatih secara mandiri di rumahnya di Bekasi.

Namun berkat bantuan dari KOI, ia sudah mulai latihan mandiri di Empire Fit Club, GBK, Jakarta dengan program yang diberikan Lukman dari Thailand. Untuk memudahkan akses berlatih, Eko tinggal di Hotel Atlet Century, Senayan.

“Bagi saya yang terpenting saat ini adalah fokus persiapan Olimpiade. Saya sudah diakomodir oleh KOI, saya juga tidak mau mengecewakan mereka dan Merah Putih,” janji Eko.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono meminta Eko untuk serius dan fokus memenuhi target medali emas di Olimpiade Tokyo.

“Eko harus fokus memenuhi target medali Olimpiade, tak boleh ada drama, politik, dan lain-lain. Sementara Coach Lukman, kami minta untuk membuat Eko tampil maksimal dan fokus menurunkan berat badan,” kata Ferry Kono.

Lukman merupakan pelatih yang mengantarkan Eko merebut medali perunggu di Olimpiade 2008 Beijing dan Olimpiade 2012 London. Saat ini, Lukman menjadi pelatih angkat besi tim Thailand.

Namun, lifter Thailand dipastikan tak akan tampil di Olimpiade 2020 Tokyo karena Federasi Angkat Besi Amatir Thailand (TAWA) sedang menjalani sanksi larangan bertanding hingga 2022.

Selain Eko Yuli yang akan turun di nomor 62 kg putra, di Olimpiade Tokyo 2020, di cabor angkat besi Indonesia mengirim Windy Cantika Aisah di kelas 49 kg putri, Deni di kelas 67 kg putra, Rahhmad Erwin Abdullah di kelas 73 kg puta, dan Nurul Akmal di 87 kg putri.

Windi Cantika sudah bertanding dan merebut medali perunggu. Sedang Eko Yuli baru akan turun di Tokyo International Forum, Minggu (25/7) pukul 13.30 WIB.

Di kelas 62 kg putra, Eko yang menargetkan total angkatan 315 kg akan menghadapi pesaing terberatnya, Li Fabin, lifter asal China. Li Fabin saat ini menempati peringkat pertama International Weightlifting Federation (IWF).

Dalam perjalanan menuju Olimpiade Tokyo 2020, catatan terbaik Li Fabin untuk snatch adalah 145 kg, sedangkan angkatan clean and Jerk 173 kg. Total angkatan terbaiknya adalah 318 kg. Torehan ini tercipta saat tampil di Pattaya, Thailand, pada 2019.

Sedangkan angkatan terbaik Eko menuju Olimpiade Tokyo 2020 untuk snatch adalah 140 kg saat tampil di Manila pada 2019, dan clean and jerk seberat 174 kg ketika tampil di Ashgabat, Uzbekistan.

Jika merujuk seluruh karier panjang Eko Yuli sejak 2006 saat tampil di kejuaraan dunia junior hingga 2020, total angkatan terbaiknya adalah 317 kg, yakni saat kejuaraan dunia 2018 dan Olimpiade 2012.

Ambisi Eko di Olimpiade Tokyo 2020 adalah mencapai 325 kg. Rinciannya, 148 kg untuk snatch dan 177 hingga 180 untuk clean and jerk. Ini bukan target mudah, sebab total angkatan terakhir Eko adalah 310 kg dalam Piala Fajr di Iran pada Februari 2021.

Mampukah Minggu besok Eko memenuhi janjinya untuk merebut medali emas sebagai kado ulang tahunnya yang ke-32? Semoga saja. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.