
KEMPALAN: Berbanggalah Indonesia yang memiliki deretan wanita cantik, ada Elsa Anindita, Andini Kharisma Putri, Ranty Maria, atau Sandrina Michelle. Dari panggung live music bisa disebut nama Dewi Persik, Via Vallen juga Marion Jola, ataupun yang sering disebut pak MC sebagai representasi cantiknya Indonesia, Nella Kharisma.
Namun, sebaik apapun dan secantik apapun pada titik tertentu mereka akan kembali pada kodratnya dengan tugas-tugas kewanitaan dan keibuannya. Semua orang ada masanya dan semua masa ada orangnya. Begitulah perjuangan para anak – cucu Adam dengan beragam tantangan dalam usahanya mengarungi perjalanan mempertahankan hidup. Pun demikian itulah perjalanan panjang pembangunan ekonomi sebuah negara dilakukan.
Dengan terminal akhir kesejahteraan yang selanjutnya dapat di-proxy melalui besaran pendapatan, sebuah pemerintahan suatu negara dibangun dengan berbagai rancangan penerimaan dan pengeluaran. Kadang cukup terkadang kurang. Seperti itu jugalah rumah tangga, kadang cukup terkadang kurang, meskipun suatu saat ada lebihan.
Dalam kondisi lebih tentu sebuah capaian tersendiri yang pada gilirannya saving dapat dilakukan. Pada situasi yang berbeda dapat saja yang terjadi adalah sebaliknya; defisit, kurang, minus, negatif atau apapun istilahnya, yang pasti berada pada posisi pendapatan lebih kecil dibanding pengeluaran. Selanjutnya, dapat dipenuhi dengan menjual aset atau diatasi dengan hutang.
Sebagai bagian dari metode peminjaman atau hutang, standby loan selama ini diyakini lebih baik dan lebih cantik dibanding fixed loan ataupun rekening korang. Pinjaman fixed loan sering dipahami sebagai kredit modal kerja yang pembayaran atau pelunasannya dilakukan bersamaan sesuai plafon kredit yang ada, tentu saja dengan pemberitahuan terhadap debitur yang dilakukan dengan baik oleh bank.
Pada saat penarikan fasilitas kreditpun dipastikan debitur melakukan pesetujuan atas surat pengakuan hutang. Sementara pinjaman rekening koran berbentuk fasilitas bagi debitur untuk melakukan penarikan rekening koran secara berturut-turut sampai tercapai saldo negatif dengan menggunakan cek/giro.
Standby loan dianggap paling baik paling cantik karena dinyatakan dalam komitmen pinjaman dengan mekanisme tersendiri, pemberi pinaman menyertakan komitmen tertulis terhadap pinjaman pendanaan pada suatu kondisi ekonomi di masa yang berikutnya. Secara lebih gampang dapat dipahamai bahwa dalam standby loan, pada saat proses pinjam meminjam terjadi, terdapat kesepakatan bahwa dana pinjaman tidak dapat digunakan kecuali dalam kondisi seperti yang tertulis dalam persyaratan sebelummnya.
Mencermati pola yang demikian manfaat terbesar standby loan adalah sebagai dana cadangan yang sewaktu–waktu dapat digunakan pada saat ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Selain itu, dana pinjaman dapat dipakai sesuai kebutuhan tanpa harus membayar bunga penuh. Seperti inilah kira-kira kelebihan dan cantiknya stanby loan.
Indonesia sendiri pada Juni 2021 ini mengalami peningkatan posisi cadangan devisa yang antara lain dipengaruhi oleh penerbitan Sukuk Global Pemerintah serta Penerimaan Pajak dan Jasa. Bank Indonesia sebagi penjaga stabilitas moneter melihat bahwa cadangan devisa masih tetap memadai dan akan menjadi faktor penting bagi ketahanan eksternal ekonomi nasional.
Keberadaan cadangan devisa ini akan semakin cantik jika pola yang diambil adalah standby loan. Mudah dan meringankan. Tapi apapun dan seberapapun manfaatnya, standby loan tetaplah hutang dengan sederet kewajiban pada debitur.
Pertanyaannya sekarang adalah, kapan kita harus membenci loan-loan ini dan kapan kita harus menyukai loan-loan ini? Salam. (Bambang Budiarto–Redaktur Tamu Kempalan.com, Dosen Ubaya, Pengamat Ekonomi ISEI Surabaya)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi