Rabu, 6 Mei 2026, pukul : 06:11 WIB
Surabaya
--°C

Pesawat Militer Filipina Jatuh, Tewaskan 29 Penumpang

MANILA – KEMPALAN: Sedikitnya 29 orang tewas pada Minggu (4/6) ketika sebuah pesawat Angkatan Udara Filipina yang membawa pasukan jatuh saat mendarat dan terbakar, menjadikan bencana udara militer terburuk di negara itu dalam hampir 30 tahun.

Pesawat angkut Lockheed C-130 yang membawa pasukan menuju operasi kontra-pemberontakan jatuh dengan 96 penumpang di Patikul di provinsi paling selatan Sulu dikutip Kempalan dari Reuters.

Jenazah korban kecelakaan telah diambil dan 50 orang telah dibawa ke rumah sakit dan 17 orang belum ditemukan, kata militer dalam sebuah pernyataan, menambahkan masih ada harapan bagi mereka yang selamat.

“Sejumlah tentara terlihat melompat keluar dari pesawat sebelum menyentuh tanah, menyelamatkan mereka dari ledakan yang disebabkan oleh kecelakaan itu,” kata satuan itu, Satuan Tugas Gabungan Sulu, dalam pernyataannya.

Kepala militer Cirilito Sobejana mengatakan pesawat itu “kehilangan landasan pacu untuk mencoba mendapatkan kembali kekuatan”.

Seorang juru bicara militer, Kolonel Edgard Arevalo, mengatakan tidak ada tanda-tanda serangan terhadap pesawat, tetapi penyelidikan kecelakaan belum dimulai dan upaya difokuskan pada penyelamatan dan perawatan.

Komando militer mengatakan para prajurit di atas kapal berpangkat prajurit, dan sedang dikerahkan ke batalyon mereka. Mereka terbang ke bandara provinsi Jolo dari Laguindingan, sekitar 460 km (290 mil) ke arah timur laut.

“Mereka seharusnya bergabung dengan kami dalam perang melawan terorisme,” kata Komandan William N. Gonzales dari Satuan Tugas Gabungan Sulu.

Pulau Jolo berjarak sekitar 950 km (600 mil) selatan ibu kota, Manila.

Pesawat Lockheed C-130H Hercules, dengan registrasi 5125, baru saja tiba di Filipina. Merupakan salah satu dari dua pesawat yang disediakan oleh pemerintah AS melalui Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan, sebuah situs web pemerintah mengatakan pada Januari.

Angkatan bersenjata Filipina memiliki catatan keamanan udara yang tidak merata. Bulan lalu sebuah helikopter Black Hawk jatuh selama misi pelatihan, menewaskan enam orang. Kemudian Kecelakaan C-130 Angkatan Udara Filipina pada tahun 1993 menewaskan 30 orang. Pada 2008 dari varian sipil dari pesawat Lockheed yang diterbangkan oleh Angkatan Udara Filipina juga mengalami kecelakaan dan menewaskan 11 orang

Kecelakaan pesawat terburuk di negara itu adalah Boeing 737 Air Philippines pada tahun 2000, yang menewaskan 131 orang. (Reuters, Abdul Manaf)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.