Selasa, 16 Juni 2026, pukul : 03:29 WIB
Surabaya
--°C

Sutandi Purnomosidi: 150 Ribu Pekerja Mal di Surabaya Dirumahkan selama PPKM Darurat

SURABAYA-KEMPALAN: 150 ribu pekerja mal di Surabaya akan dirumahkan bersamaan dengan ditutupnya pusat perbelanjaan atau mal mulai Sabtu (3/7/2021) hingga Selasa (20/7/2021). Ini menyusul keputusan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Bahkan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah menerbitkan Instruksi Mendagri terkait PPKM Darurat di Jawa dan Bali tersebut.

Mal milik Pakuwon yang akan tutup di antaranya, Gandaria City Mall Jakarta, Kota Kasablanka Mall, Jakarta, Blok M Plaza Jakarta, Tunjungan Plaza 1-6 Surabaya, Pakuwon Mall Surabaya, Pakuwon City Mall Surabaya, dan Royal Plaza Surabaya.

“Mal mulai besok akan kami tutup. Kecuali supermarket, farmasi dan restoran. Departement store tutup total,” kata Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, Jumat (2/7/2021).

Sutandi menilai, sebenarnya tidak ada dasar bagi pemerintah agar mal harus tutup selama PPKM Darurat. Pasalnya, selama ini tidak pernah ada klaster COVID-19 dari mal. Selain itu, mal juga sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

BACA JUGA  Rusia Batasi Pengisian Bahan Bakar bagi Maskapai Asing di Sejumlah Bandara

“Ada bukti tidak bahwa penularan virus ada di mal? Gak masuk akal, mengeluarkan kebijakan tanpa mendengar para pelaku usaha mal,” keluh Sutandi.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim ini mengaku, pihaknya mewakili empat kelompok kepentingan. Ada pemilik mal, pemilik tenant, karyawan dan sales promotion girl (SPG).

Menurutnya, pemilik mal dan pemilik tenant masih bisa bertahan hidup, karena memiliki dana cukup.

“Tapi untuk karyawan dan SPG yang sifatnya kontrak kerja, akan kehilangan pekerjaan mereka, dampak PPKM darurat. Mereka kerja hari ini, buat makan besok, mereka sengsara. Kalau mal tutup, mau gak pemerintah kasih bansos ke SPG dan karyawan?” ujarnya.

BACA JUGA  Melihat Gelombang, Membaca Arus: Menguji Keberanian Prabowo Bersihkan Kabinetnya dari Anasir Jokowi

Sutandi memprediksi, ada sekitar 150.000 pekerja di pusat perbelanjaan di Surabaya yang akan dirumahkan khusus di Kota Surabaya, dampak dari penutupan mal. Dia mencontohkan di Pakuwon Mall, ada 10.000 yang mulai besok dirumahkan. Sementara di Surabaya ada sebanyak 21 mal.

“Angka itu (jumlah pegawai mal) belum di Jatim. Nah ini, pemerintah siap gak kasih bansos? Ngomong tutup aja tanpa berpikir yang di bawah, silakan tutup asal karyawan dan SPG dibantu Bansos. Pemilik mal dan pemilik tenant gak usah dibantu nggak apa-apa,” bebernya. (ist)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.