ROMA-KEMPALAN: Perjalanan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken ke beberapa negara di Eropa membawanya ke Italia untuk beberapa hari pertemuan dengan para pemimpin tinggi Italia, Paus Fransiskus, para pemimpin G20 dan pejabat tingkat menteri.
Setelah disambut hangat di Prancis dan Jerman, Blinken tiba di Roma dari Paris pada Minggu (27/6), ketika ia bertemu dengan menteri luar negeri Italia, badan keamanan pangan PBB dan pejabat kedutaan AS.
Blinken dan Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio akan memimpin pertemuan Koalisi Global untuk Mengalahkan ISIS di Roma pada Senin (28/6), ketika ia juga bertemu dengan Perdana Menteri Mario Draghi dan Presiden Sergio Mattarella untuk membahas perang saudara Suriah dan kebutuhan kemanusiaan di negara itu.
Departemen Luar Negeri mengatakan Suriah tetap menjadi perhatian besar, dengan puluhan ribu wanita dan anak-anak di kamp-kamp kemanusiaan tunduk pada masalah keamanan ketika anggota kelompok teroris ISIS bekerja untuk mengeksploitasi kamp-kamp untuk merekrut generasi pejuang berikutnya.
Juga pada Senin, Blinken melakukan perjalanan ke Kota Vatikan untuk pertemuan dengan Paus Fransiskus dan Uskup Agung Paul Gallagher. Di antara topik yang dia dan pejabat Vatikan diharapkan untuk diskusikan adalah perubahan iklim, perdagangan manusia dan penghapusan utang untuk negara-negara miskin.
Pertemuannya dengan paus terjadi beberapa bulan sebelum pertemuan Oktober yang diharapkan antara paus dan Presiden AS Joe Biden, presiden Katolik AS kedua. Pada konferensi baru-baru ini, para uskup Katolik Roma AS memilih untuk merancang sebuah pernyataan tentang Komuni yang dapat menegur tokoh-tokoh politik Katolik, termasuk Biden, yang membela hak aborsi tetapi secara pribadi menentang praktik tersebut.
Selama kunjungannya ke Paris Jumat (25/6), Blinken memperingatkan, tidak adanya perjanjian sementara untuk memantau kegiatan nuklir Iran dapat mendorong AS untuk meninggalkan upaya untuk bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir.
“Kita akan lihat apakah kita bisa menjembatani perbedaan, tapi itu nyata, dan kita harus — kita harus bisa menjembataninya,” kata Blinken pada briefing di Paris setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Prancis Jean Yves Le Drian, seperti yang dikutip Kempalan dari Voice of America.
“Saya akan memberi tahu anda bahwa sehubungan dengan [Badan Energi Atom Internasional], ini tetap menjadi perhatian serius, kekhawatiran yang telah kami komunikasikan dengan Iran, dan itu perlu … diselesaikan,” tambahnya. (VoA, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi