Senin, 25 Mei 2026, pukul : 12:09 WIB
Surabaya
--°C

Southgate akan Rombak Formasi saat Melawan Jerman?

LONDON – KEMPALAN: Gareth Southgate sedang mempertimbangkan untuk menggunakan formasi tiga bek saat melawan Jerman di pertandingan 16 besar Euro 2020.

Manajer Inggris Southgate belum memutuskan formasi timnya, tetapi pergantian taktis sedang dia pertimbangkan untuk pertandingan perdelapan final di Wembley Selasa (29/6) depan.

Lawan mereka, Jerman telah menggunakan sistem tiga bek sejak fase grup, Inggris sedang berjuang untuk meningkatkan kreativitas di lini depan untuk mencetak gol dan menggunakan formasi tiga bek mungkin bisa jadi solusi untuk Southgate.

Southgate menggunakan formasi tradisional dengan empat bek selama fase grup dan belum kebobolan gol sekalipun sehingga pertahanan Inggris bisa dibilang solid.

Kieran Trippier bisa bermain sebagai bek sayap kanan, sementara Luke Shaw dan Bukayo Saka menjadi pilihan di sisi sebaliknya.

Kyle Walker, Harry Maguire, dan John Stones adalah kandidat kuat untuk formasi tiga bek. Formasi ini juga akan memungkinkan Inggris untuk memasukkan pemain menyerang mereka, seperti Harry Kane dan Raheem Sterling ke dalam sistem.

Inggris menggunakan sistem tersebut dengan sangat efektif di Piala Dunia 2018, dimana mereka mencapai semifinal dan Southgate telah yakin bahwa para pemain yang dapat beradaptasi dengan formasi baru.

BACA JUGA  Pesta Tanpa Mahkota di GBT: Saat Persebaya Menghibur Diri dengan Parade Lima Gol

Selain itu, absennya Mason Mount, yang mengisolasi diri minggu ini, menjadi pukulan besar bagi Southgate karena gelandang Chelsea itu merupakan starter di lini tengah Inggris.

Southgate belum memutuskan menggunakan formasi yang sudah lama tidak Inggris gunakan ini, tetapi jelas dia ingin menggunakannya untuk 16 besar.

Di sisi lain, pakar sepakbola Lothar Matthaus mengatakan Inggris salah dengan tidak memainkan Jadon Sancho sebagai starter.

Bintang Borussia Dortmund Sancho, yang hampir bergabung dengan Manchester United seharga £ 70 juta, belum pernah bermain sebagai starter di Euro.

Dia hanya tampil satu kali sebagai pemain pengganti selama enam menit dan bahkan tidak masuk bangku cadangan di pertandingan pembuka Grup saat Inggris menghadapi Kroasia.

Sancho, yang berusia 21 tahun, adalah bintang besar di Bundesliga Jerman dan baru saja menikmati musim sensasional bersama Dortmund dan Matthaus heran kenapa dia tidak menjadi starter.

BACA JUGA  Badai Hantam Timnas Voli: Rivan dan Nizar Mundur Jelang AVC Cup 2026

Matthaus berkata: “Itu tidak hanya mengejutkan saya, tetapi juga mengejutkan banyak penggemar sepak bola di Jerman karena pada tahun lalu dia adalah salah satu pemain terbaik di Bundesliga dan jika dia tidak cukup baik untuk Inggris, kami ingin memberinya paspor untuk bermain di timnas Jerman.”

Legenda Jerman Matthaus juga menegaskan Jamal Musala juga harus menjadi starter di timnas Jerman pada laga melawan Inggris di Wembley.

Wonderkid Bayern Munich Musala, yang berusia 18 tahun ini, adalah pemain Jerman termuda yang tampil di turnamen besar saat menjadi pemain pengganti dalam hasil imbang 2-2 dengan Hongaria.

Matthaus berkata: “Dia menunjukkan kualitasnya kemarin, dia tampil dalam 10 menit lebih baik daripada semua pemain ofensif dalam 80 menit sebelumnya. Apa yang dia lakukan dalam 10 menit itu sangat fantastis.”

“Assistnya untuk gol kedua, memberi Jerman kesempatan untuk bermain melawan Inggris, dan tanpa dia saya pikir Jerman akan tersingkir.” tutupnya

(Mirror UK, Edwin Fatahuddin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.