Sabtu, 27 Juni 2026, pukul : 22:59 WIB
Surabaya
--°C

M.Nabil: Insya Allah Jatim Juara Umum, Minimal Runner Up

SURABAYA-KEMPALAN: Pelaksanaan PON XX 2021 direncanakan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.
Akan ada 37 cabang olahraga dan sepuluh cabang eksebisi yang dipertandingkan dalam PON XX tersebut.

Jatim sejak jauh-jauh hari sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi pesta olahraga akbar di tanah air ini. “Berdasarkan perhitungan, Insya Allah Jatim bisa juara umum. Minimal runner-up,” kata Ketua Harian KONI Jatim, M.Nabil, Sabtu (19/6) siang.

Dengan catatan, lanjut Nabil, semua daerah tidak ada yang berlatih atau try out ke luar negeri. “Sebab kalau berlatih di luar negeri, itu bobotnya akan lain. Paling tidak, rasa percaya diri atlet akan semakin besar. Apalagi kalau ditangani pelatih asing,” terang dia.

Jatim sebenarnya sudah mencanangkan program untuk berlatih atau try out ke luar negeri. Termasuk rencana mendatangkan pelatih asing. Tapi, program tersebut tidak bisa berjalan lantaran pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

BACA JUGA  Adu Cepat di Rawamangun: 975 Atlet Siap Guncang Kejurnas Atletik dan Indonesia Open 2026

Hanya satu cabor yang rencananya berlatih ke luar negeri, yakni selam. Cabor ini dijadwalkan berangkat ke Tiongkok dan Rusia pada awal Juli 2021. “Sedang untuk cabor lainnya, tampaknya sulit try out ke luar neger. Termasuk mendatangkan pelatih asing, kita juga kesulitan karena kondisinya tidak memungkinkan,” ungkap Nabil.

Pesaing Jatim di PON XX Papua, menurut Nabil, tetap Jawa Barat dan DKI Jaya. Pada PON XIX 2016 di Jabar, kontingen Jatim menempati posisi runner-up dengan perolehan 132 keping medali emas, 138 perak dan 135 perunggu.

Juara umum diraih kontingen Jabar dengan perolehan 217 keping medali emas, 157 perak dan 157 perunggu.
Sedang DKI Jakarta menempati urutan ketiga dengan perolehan 132 medali emas, 125 perak dan 119 perunggu.

“Tapi kita gak pandang enteng daerah lain. Sebab di Papua, segalanya bisa terjadi. Yang juara umum pun kita belum tahu,” tutur Nabil.

BACA JUGA  Unesa Gagas Lidah Wetan Bugar: Intervensi Sains Olahraga di Tengah Krisis Obesitas dan Kerawanan Sosial

Karena try out ke luar negeri terkendala, maka Jatim mencari opsi lain. Salah satunya dengan memperbanyak try out ke daerah lain dan sparring partner dengan atlet yang berpengalaman.
Seperti cabor wushu yang try out ke Jateng dan DIY.

Kedua, melalui tes prestasi. Di mana, atlet akan dites seolah bertanding dalam event sebenarnya dengan dipimpin wasit-juri level nasional yang memimpin di PON XX Papua. Hasilnya apa? Nanti dievaluasi dan diberi masukan.

Selain itu, ada juga cabor yang memilih melakukan latihan khusus. Seperti cabor angkat besi dan angkat berat, yang akan berlatih di Batu pada akhir Juni atau awal Juli 2021.

“Itu beberapa opsi kita. Yang lain masih lihat situasi dan kondisi,” tegas M.Nabil. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.