Senin, 4 Mei 2026, pukul : 20:21 WIB
Surabaya
--°C

Pogba Menyingkirkan Botol Bir dalam Konferensi Pers Euro 2020

MUNCHEN-KEMPALAN: Bintang Prancis Paul Pogba memilih untuk menyingkirkan sebotol bir Heineken dari mejanya pada konferensi pers usai kemenangan negaranya Prancis atas Jerman di Euro 2020.

Itu terjadi hanya sehari setelah Cristiano Ronaldo melakukan hal yang sama dengan menyingkirkan dua botol Coca-Cola saat konferensi pers sebelum kemenangan 3-0 Portugal atas Hungaria.

Pogba, yang merupakan seorang Muslim yang taat, mengambil botol Heineken dan meletakkannya di lantai sebelum berbicara kepada pers pada hari Rabu (16/6). Minum beralkohol merupakan barang haram (dilarang) dalam Islam.

Botol yang dikeluarkan Pogba sebenarnya adalah Heineken non-alkohol, meskipun tidak jelas apakah dia mengetahuinya pada saat itu, karena merek serta kemasan minumannya mirip dengan Heineken biasa.

Pogba tidak berkomentar saat dia memindahkan botol Heineken itu, tidak seperti Ronaldo, yang terlihat mengejek saat dia mengeluarkan botol Coca-Cola dari mejanya pada hari Selasa (15/6).

Penyerang Juventus, yang dikenal dengan diet ketatnya, mengatakan “Coca-Cola, ugh” dengan wajah jijik dan memilih untuk meminum sebotol air.

Markets Insider mencatat bahwa aksi pria berusia 36 tahun itu menyebabkan penurunan nilai saham Coca-Cola sebesar 1,6%, yang setara dengan penurunan nilai pasar sekitar $4 miliar pada Rabu (16/6) pagi.

Pihak Coca-Cola menanggapi aksi Ronaldo dengan sebuah pernyataan yang berisi: “Setiap orang berhak atas preferensi minuman mereka.”

Pogba juga memiliki dua botol Coke di depannya, tetapi membiarkannya tidak tersentuh.

Pogba, yang terpilih sebagai Man of the Match saat Prancis mengalahkan Jerman 1-0 berkat gol bunuh diri dari bek Mats Hummels, sudah masuk Islam sejak tahun 2019.

“Islam bukanlah seperti yang dilihat semua orang (terorisme).” kata Pogba kepada podcast “Life Times” The London Times pada 2019. “Apa yang kita dengar di media benar-benar sesuatu yang lain. Itu (Islam) sesuatu yang indah.”

“Itu (Islam) membuat saya berubah, menyadari banyak hal dalam hidup. Saya kira, mungkin, itu membuat saya lebih damai di dalam.” tambahnya.

“Ini benar-benar agama yang membuka pikiran saya dan itu membuat saya, mungkin, menjadi orang yang lebih baik. Anda lebih memikirkan akhirat.” (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.