Selasa, 21 April 2026, pukul : 23:06 WIB
Surabaya
--°C

Virus Corona Varian Delta India Sudah Bermutasi, Kebal dari Antibodi

JAKARTA –KEMPALAN: Ketua Satgas Covid-19 IDI Profesor Zubairi Djoerban mengatakan jika saat ini virus corona varian Delta yang sangat menular dari SARS-CoV-2 telah bermutasi lebih lanjut. Lewat akun twitternya, dia menyebutkan virus itu itu telah membentuk varian Delta Plus atau AY.1. Selain itu, Profesor Zubairi juga mengatakan jika Delta Plus ini tahan terhadap terapi antibodi monoklonal yang baru saja disahkan di India.

“Semoga kita terhindar dan bisa memitigasinya,” tulisnya. Sebelumnya, Dekan FKUI Ari Fahriah Syam mengatakan penyebaran virus corona varian delta cenderung lebih cepat dan mudah. Menurutnya, kemampuan menginfeksi lebih mudah dan cepat, jika kita berada dalam satu ruangan dengan orang tersebut dan orang tersebut bersin atau berbicara maka virus akan lebih cepat berpindah ke orang lain.

Selain itu, katanya, gejala sakit pasien lebih berat dari virus sebelumnya. Dimana gejala yang dirasakan pasien yakni meningkatkan risiko terjadinya hilang pendengaran, nyeri ulu hati dan mual, pasien perlu rawat di RS. Selain itu, pasien juga memerlukan suplementasi oksigen dan menimbulkan berbagai komplikasi.

“Karena itu, semua orang harus tetap menjaga protokol kesehatan,” ujarnya. Menurut data Gisaid, lanjutnya, dalam empat minggu terakhir, terjadi peningkatan sebesar 51,4 dari varian Delta dari India di Indonesia.

Dikutip dari Gisaid, empat pekan lalu, di Indonesia kasus covid-19 dengan varian delta baru tercatat 18 kasus. Sementara saat ini sudah mencapai 50 kasus. Data Gisaid itu menunjukkan kasus covid-19 delta paling banyak ditemukan di Inggris sebanyak 27.316, atau naik 76 persen dari empat pekan lalu yang semula hanya 20.600 kasus. (bi)

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.