Kamis, 30 April 2026, pukul : 06:36 WIB
Surabaya
--°C

Pemberian Nama sebagai Upaya Konservasi Gajah di Kenya

NAIROBI-KEMPALAN: Menteri Pariwisata dan Margasatwa Kenya Najib Balala meluncurkan festival penamaan gajah perdana Senin (14/6) di Taman Nasional Amboseli.

Balala mengumumkan pada upacara bahwa Kenya dan orang-orang dari seluruh dunia sekarang memiliki kesempatan untuk memainkan peran kunci dalam konservasi gajah setelah peluncuran acara, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan konservasi satwa liar yang agung dan terancam punah.

“Peluncuran Festival Penamaan Gajah Kenya yang Ajaib hari ini akan dikenang lama dalam sejarah upaya konservasi gajah Kenya. Ini adalah inisiatif yang akan membantu kami meningkatkan konservasi gajah lebih tinggi lagi dengan memastikan bahwa Kenya dan dunia pada umumnya menjadi bagian darinya,” katanya.

Melansir dari Anadolu Agency, Menurut Balala, cara kerjanya selain menggalang dana untuk konservasi gajah dengan mendorong lebih banyak orang untuk ambil bagian, festival ini juga akan memberi mereka kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang gajah.

Orang akan memiliki kesempatan untuk mengadopsi gajah setelah menyumbangkan dana untuk konservasi mereka. “Orang tua angkat” kemudian akan diprioritaskan dalam memilih nama depan gajah. Nama kedua akan menjadi nama Maasai berdasarkan profil hewan, sejarah, peran dalam keluarga dan atribut fisik seperti keadaan gadingnya.

Tujuan acara ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang penderitaan gajah dan menggalang dukungan terhadap konservasi mereka. Inisiatif ini juga akan memainkan peran penting dalam memastikan bahwa konservasi gajah tidak terpengaruh oleh guncangan dan krisis seperti pandemi COVID-19.​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Anggota suku Maasai Kenya, mengenakan pakaian tradisional mereka, merayakan upacara dengan tarian dan musik di kaki Gunung Kilimanjaro yang tertutup salju.

Saat ini, Taman Nasional Amboseli memiliki lebih dari 3.000 ekor gajah. Kenya sebagai negara memiliki lebih dari 34.000 gajah, dan jumlahnya telah meningkat secara bertahap pada tingkat tahunan sebesar 2,8% selama tiga dekade terakhir. Hebatnya, telah terjadi penurunan 96% dalam perburuan dengan 11 gajah yang diburu pada tahun 2020 dibandingkan dengan 386 gajah pada tahun 2013. (Anadolu Agency, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.