KTT Biden-Putin

Menuju KTT Biden-Putin, AS Peringatkan Rusia Perkara Navalny

  • Whatsapp
Presiden AS Joe Biden.

BRUSSELS-KEMPALAN: Presiden AS Joe Biden mengatakan jika pemimpin oposisi Rusia yang dipenjara Aleksei Navalny harus mati, hal itu akan menjadi “tragedi” yang merusak hubungan Rusia dengan Amerika Serikat dan seluruh dunia.

Biden, ketika ditanya tentang potensi kematian Navalny pada Senin (14/6) selama konferensi pers di markas NATO di Brussels yang membahas beberapa topik lain menjelang pertemuan puncaknya yang akan datang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Kematian Navalny akan menjadi indikasi lain bahwa Rusia memiliki sedikit atau tidak ada niat untuk mematuhi hak asasi manusia yang mendasar, hal itu akan menjadi tragedi, hal itu tidak akan melakukan apa pun selain melukai hubungan dengan seluruh dunia, dan saya,” kata Biden seperti yang dikutip Kempalan dari Radio Free Europe/Radio Liberty.

Selama konferensi pers, Biden ditanya tentang secara spesifik agenda KTT Rabu (16/6) dengan Putin di Jenewa, Swiss, tetapi dia menolak untuk memberikan atau menilai bagaimana dia akan mengukur keberhasilan KTT tersebut.

Dia mengatakan dirinya akan mencari bidang kesepakatan dengan Putin, sementara juga memperingatkannya terhadap agresi lanjutan terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

“Saya akan menjelaskan kepada Presiden Putin bahwa ada area di mana kita dapat bekerja sama, jika dia mau, dan jika dia memilih untuk tidak bekerja sama dan bertindak dengan cara yang dia lakukan di masa lalu sehubungan dengan keamanan siber dan kegiatan lainnya, maka kami akan merespons, kami akan merespons dengan baik,” kata Biden.

Biden menggambarkan Putin sebagai orang yang “cerdas,” “tangguh,” dan “musuh yang layak.” Tetapi dia menyampaikan dirinya akan tetap waspada terhadap komitmen apa pun yang keluar dari pertemuan mereka, dengan mengatakan dia akan “memverifikasi dulu dan kemudian percaya.”

Presiden AS juga mengatakan para pemimpin NATO yang telah berbicara dengannya tentang pertemuannya dengan Putin berterima kasih padanya karena telah merencanakannya. Biden telah menghadapi pertanyaan tentang kemungkinan bahwa pertemuan itu hanya akan meningkatkan status Putin. (RFE/RL, reza hikam)

Berita Terkait