Rabu, 15 April 2026, pukul : 07:27 WIB
Surabaya
--°C

G7 Akan Saingi Pengaruh China

CARBIS BAY-KEMPALAN: Kelompok Tujuh negara demokrasi terkaya pada hari Sabtu (12/6) berusaha untuk melawan pengaruh China yang semakin meningkat dengan menawarkan kepada negara-negara berkembang sebuah rencana infrastruktur yang akan menyaingi inisiatif Belt and Road multi-triliun dolar Presiden Xi Jinping.

G7, yang para pemimpinnya bertemu di Inggris barat daya dan yang membahas persaingan strategis dengan Beijing, telah mencari tanggapan yang koheren terhadap meningkatnya ketegasan Xi setelah kebangkitan ekonomi dan militer China yang melonjak selama 40 tahun terakhir.

Presiden AS Joe Biden dan para pemimpin G7 lainnya berharap rencana tersebut, yang dikenal sebagai inisiatif Build Back Better World (B3W), akan memberikan kemitraan infrastruktur yang transparan untuk membantu mempersempit US$40 triliun yang dibutuhkan oleh negara-negara berkembang pada tahun 2035, kata Gedung Putih.

Melansir dari Channelnewsasia, G7 dan sekutunya akan menggunakan inisiatif untuk memobilisasi modal sektor swasta di berbagai bidang seperti iklim, kesehatan dan keamanan kesehatan, teknologi digital, dan kesetaraan dan kesetaraan gender, kata Gedung Putih.

Kebangkitan kembali Cina sebagai kekuatan global terkemuka dianggap sebagai salah satu peristiwa geopolitik paling signifikan akhir-akhir ini, di samping jatuhnya Uni Soviet pada 1991 yang mengakhiri Perang Dingin.

China pada tahun 1979 memiliki ekonomi yang lebih kecil dari Italia, tetapi setelah membuka investasi asing dan memperkenalkan reformasi pasar, China telah menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia dan merupakan pemimpin global dalam berbagai teknologi baru.

Para pemimpin G7 – Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Jerman, Italia, Prancis, dan Jepang – ingin menggunakan pertemuan mereka di resor tepi laut Teluk Carbis untuk menunjukkan kepada dunia bahwa negara-negara demokrasi terkaya dapat menawarkan alternatif bagi pengaruh China yang semakin besar. (Channelnewsasia, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.