Menu

Mode Gelap

Kempalandok · 9 Jun 2021 10:14 WIB ·

Sultan Selangor Malaysia Kaget Mendapat Jatah Vaksin 10 Persen dari Populasi


					Penguasa Selangor Sultan Sharafuddin Idris Shah. (Malay Mail) Perbesar

Penguasa Selangor Sultan Sharafuddin Idris Shah. (Malay Mail)

KUALA LUMPUR-KEMPALAN: Penguasa Selangor Sultan Sharafuddin Idris Shah mengungkapkan keterkejutannya karena negara hanya menerima 615.210 dosis vaksin COVID-19 per 1 Juni.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh sekretaris pribadi penguasa Mohamad Munir Bani pada Selasa (8/6), sultan mengatakan rasio distribusi dosis vaksin tidak proporsional dengan total populasi Selangor yang 6,5 juta.

“Yang Mulia terkejut ketika Gugus Tugas Imunisasi Covid-19 (CITF) mengkonfirmasi bahwa hingga 1 Juni, Selangor hanya menerima 615.210 dosis vaksin Covid-19 dan bukan 2,9 juta seperti yang dinyatakan sebelumnya.

Melansir dari Channelnewsasia, Gugus tugas kemudian mengakui kesalahan data pada 5 Juni, mengklarifikasi bahwa 2,9 juta termasuk stok vaksin di fasilitas pemerintah dan gudang distributor yang berbasis di Selangor, yang akan didistribusikan ke seluruh negeri.

Dalam pernyataan hari Selasa, penguasa juga menyerukan agar jumlah pusat distribusi vaksin di Selangor ditingkatkan, terutama di daerah pedesaan negara bagian. Dia berpendapat bahwa fasilitas vaksinasi drive-thru atau klinik keliling dapat membantu meningkatkan cakupan vaksin.

“Yang Mulia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh kepercayaan sesat tersebut,” kata pernyataan itu seraya menambahkan Sultan Sharafuddin khawatir jika ada yang menolak divaksinasi, tujuan mencapai kekebalan kelompok pada akhir tahun tidak akan tercapai. Tercapai, menempatkan negara itu dalam krisis pandemi yang bahkan lebih berbahaya.

Sultan juga memuji upaya agresif pemerintah negara bagian dalam melakukan tes swab Covid-19 gratis, dan berpesan kepada warga yang telah divaksinasi untuk tetap waspada.

“Yang Mulia berharap semua pihak menghargai pengorbanan para garda terdepan dan memberikan kerja sama penuh dalam upaya pengendalian dan penghancuran pandemi Covid-19 di negeri ini,” demikian bunyi pernyataan tersebut. (Channelnewsasia, Abdul Manaf Farid)

Artikel ini telah dibaca 113 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Vaksinasi Dosis Pertama  Jatim  Tembus 71%, Khofifah: Terima Kasih Sinergi Forkopimda dan Masyarakat

3 Desember 2021 - 12:25 WIB

Polresta Sidoarjo Gelar Vaksinasi Bersama Penyanyi Lara Silvy Plus Bonus Sembako

2 Desember 2021 - 06:02 WIB

Agusdono, Anggota DPRD Jatim: Waspada! Varian Baru Omicorn Masuk Indonesia

30 November 2021 - 12:55 WIB

Cara Jitu Amankan Pilkades Prasung, Kapolresta Sidoarjo Buka Layanan Vaksinasi Gratis di Lokasi

29 November 2021 - 06:09 WIB

Kejar Target Nasional 70 Persen, Sidoarjo Tingkatkan Capaian Vaksinasi

27 November 2021 - 14:57 WIB

Varian Baru Covid-19 Merebak di Afrika, Ketua DPD RI Minta Segera Tutup Pintu untuk Negara Teridentifikasi

27 November 2021 - 13:39 WIB

Trending di Kempalandok