Konflik Palestina-Israel

Putin: Masalah Palestina Tak Boleh Dipinggirkan

  • Whatsapp
Presiden Rusia, Vladimir Putin, di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) 2021.

MOSKOW-KEMPALAN: Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Jumat (4/6), resolusi konflik Palestina-Israel tidak bisa “dipinggirkan.”

“Penting bahwa isu-isu yang terkait dengan penyelesaian Palestina tidak boleh diturunkan ke latar belakang, dan mereka tidak boleh dikesampingkan, terutama mengingat ketajamannya, dan mengingat pentingnya masalah ini tidak hanya untuk Timur Tengah, tetapi juga untuk seluruh dunia,” kata Vladimir Putin seperti yang dikutip Kempalan dari Anadolu Agency.

Hal ini disampaikan Putin saat Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF), di mana ia bertemu dengan kantor berita terkemuka dunia melalui konferensi video.

Pernyataannya muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan Yusuf Ozhan, wakil direktur jenderal dan pemimpin redaksi Anadolu Agency, ketika dia bertanya bagaimana atau dengan cara apa Rusia dapat berkontribusi pada resolusi diplomatik konflik Israel-Palestina.

Putin mengatakan Rusia memiliki hubungan yang sangat baik dan bersahabat dengan Israel dan Palestina, dan Rusia terlibat dalam proses ini dan telah ada selama puluhan tahun.

Menyambut normalisasi hubungan di kawasan antara berbagai negara, khususnya antara negara-negara Arab dan Israel, Putin mengatakan: “Begitu hubungan antar pemerintah terjalin kembali, itu selalu menguntungkan orang-orang di negara-negara ini dan negara-negara ini.”

“Tanpa resolusi konflik Palestina-Israel, tidak mungkin mencapai perdamaian yang bertahan lama di kawasan itu,” kata Putin. Dia juga menunjukkan, penting untuk mengatasi perbedaan intra-Palestina.

Selain masalah pemukiman Israel, ada masalah lain yang telah berkumpul dan semuanya membutuhkan “studi yang cermat,” kata presiden Rusia itu.

Ia berharap agar permasalahan saat ini, termasuk isu-isu prinsip seperti solusi dua negara, yaitu pembentukan negara Palestina dan negara Israel, dapat diselesaikan dengan memperhatikan kepentingan rakyat Israel dan Palestina.

“Sangat penting untuk tidak dipandu oleh kepentingan jangka pendek saat ini. Yang perlu kita lakukan adalah memikirkan perdamaian jangka panjang yang tahan lama. Tetapi dalam percakapan singkat ini, kita mengalami, terutama mengingat fakta bahwa itu terpencil, saya rasa saya tidak akan bisa menemukan resep untuk mengatasi masalah yang berlarut-larut ini. Tetapi Rusia akan terus bersama dengan peserta lain untuk memberikan kontribusi dalam menemukan solusi untuk konflik Palestina-Israel,” tambahnya. (Anadolu Agency, reza m hikam)

Berita Terkait