SURABAYA-KEMPALAN: BMKG dalam rilisan terbarunya menyebutkan ada potensi gempa hingga 8,7 Magnitudo di Jawa Timur yang berisko menimbulkan gelombang tsunami hingga 29 meter.
Sebelumnya, BMKG menyebutkan potensi terburuk bencana tsunami itu berasal dari perairan selatan Jawa Timur dari gempa di lepas pantai perairan Kabupaten Trenggalek.
Ada himbauan untuk tidak panik kepada warga. Namun, mengingat terlalu ekstremnya bencana yang terjadi warga sudah terlanjut kepalang panik dan ramai dibicarakan masyarakat di media sosial.
Berita itu merupakan hasil analisis terbaru BMKG yang disampaikan oleh Dwikorita Karnawati. Tsunami akan terjadi setelah 24 menit terjadinya gempa dari pusat gempa.
Penyebab dari adanya gempa berasal dari zona subduksi lempeng di Samudera Hindia dan sesar aktif di daratan. Sejauh ini BMKG sudah turun ke lapangan untuk mengadakan persiapan terkait bencana dan verifikasi peta bahaya tsunami serta jalur evakuasi. (Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi