Amerika Serikat

Deplu AS: Houthi Bertanggungjawab atas Kerusakan di Yaman

  • Whatsapp
Tim Lenderking, Utusan Khusus Amerika Serikat. (Ashraq Alawsat)

WASHINGTON-KEMPALAN: Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Jumat (4/6) mengatakan, milisi Houthi yang didukung Iran telah gagal untuk berusaha memastikan gencatan senjata dan melangkah mengakhiri konflik brutal di Yaman.

“Meskipun ada banyak aktor bermasalah di Yaman, Houthi memikul tanggung jawab besar karena menolak untuk terlibat secara berarti dalam gencatan senjata dan mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan konflik hampir tujuh tahun yang telah membawa penderitaan yang tak terbayangkan bagi rakyat Yaman,” kata departemen itu setelah utusan khusus AS, Tim Lenderking kembali dari wilayah tersebut.

“Sebaliknya, Houthi melanjutkan serangan yang menghancurkan di Marib yang dikecam oleh masyarakat internasional dan membuat Houthi semakin terisolasi,” tambahnya.

Lenderking mengunjungi Arab Saudi, Oman, Uni Emirat Arab dan Yordania. Selama perjalanannya, ia bertemu dengan pejabat senior pemerintah, mitra internasional dan warga Yaman untuk membahas krisis kemanusiaan dan ekonomi di Yaman dan kebutuhan mendesak akan gencatan senjata yang komprehensif untuk memberikan bantuan kepada warga Yaman, lanjut pernyataan itu.

Dia berkoordinasi erat dengan Utusan Khusus PBB Martin Griffiths selama perjalanannya dan menyambut perjalanan terakhir Griffiths ke Sanaa, yang dipegang oleh Houthi.

Selama pertemuannya dengan Yaman, Lenderking juga membahas perlunya memperkuat proses inklusif yang memungkinkan warga negara untuk membahas masa depan negara mereka dan memperkuat suara untuk perdamaian, kata Departemen Luar Negeri. (Ashraq Alawsat, reza hikam)

Berita Terkait