Jelang Pilpres 2024

Rekaman Suara Mirip Bambang Pacul Beredar, Ini Isinya

  • Whatsapp

JAKARTA –KEMPALAN: Sebuah rekaman berdurasi 3 menit 46 detik beredar di kalangan awak media.

Rekaman itu diduga berisi suara Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.

Dari rekaman, Bambang Pacul mengatakan siapapun calon presiden di Pilpres 2024 mendatang, wakilnya adalah Puan Maharani. “Teh botol Sosro, apapun makanannya, Puan Maharani wakilnya.”

“Siapapun calon presidennya, wakilnya PM (Puan Maharani),” ucap suara yang diduga Bambang Pacul dari rekaman tersebut, Jumat (4/6/2021).

Bahkan di akhir rekaman suara, Bambang Pacul mengancam akan mundur apabila nantinya PDIP mencalonkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

“Kalau rekom jatuh ke Ganjar, Bambang Pacul mengundurkan diri dari jabatannya,” ucap suara diduga Bambang Pacul.

Berikut isi transkrip rekaman suara berdurasi 3 menit 46 detik yang diduga merupakan suara dari Bambang Pacul:

Teh botol sosro, apapun makananannya Puan Maharani wakilnya, siapapun calon presidennya, wakile (wakilnya) PM (Puan Maharani).

Kita punya partai sendiri kok. Punya golden tiket, nyalon dewe iso kok (nyalon sendiri bisa) kok.

Kene njaluk wakil mosok ora iso (kita minta wakil masa tidak bisa).

Pemilihan presiden itu apa, kalau kita hanya menurunkan pada level wapres, Gerindra dijadikan presiden dari PDIP senang tidak? Seneng to pak. Happy happy to pak.

Teorine sopo (teorinya siapa)? Koyo ngono ko dikekne wong liyo (kayak gitu kok dikasih orang lain), dia (Ganjar) itu siapa?

Sampeyan punya perusahaan, CEO mu top, emang kamu dapat warisan dari CEO mu. Gak akan to mas, warisan ya ke anaknya. Mbahnya sangkil apa.

Ya kalau belum ada yang lain, ya dia (Ganjar) sendiri yang mau meluncur ke atas.

Yang lain belum ada cerita. Puan Maharani cerita apa wong crito ora oleh (tidak boleh)? Tetep wae (tetap saja) surveine (surveinya) rendah.

Pokoke rumus (rumusnya) Puan Maharani Teh Botol Sosro. Apapun makanannya, minumnya teh botol sosro. Ya to?

Siapapun calon presidennya, wakile PM. Masuk akal ra? (Masuk akal tidak?) Apakah presidene Ganjar wakile Puan? Ya ga bener.

Dalam soal capres, DPD PDI Perjuangan tidak sejalan dengan kemauannya Ganjar.

DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah tidak sejalan dengan kemauannya Ganjar. Dalam hal pencalonan presiden.

Apa yang dilakukan DPD PDIP? Menunggu titah ketua umum. Kita sudah mempersiapkan. Kenapa? Saya akan ajak bicara ketua umum, saya jelaskan.

“Ora cul, iki aku intine Ganjar yang akan saya kasih rekomendasi”. Mohon izin bu saya mengundurkan diri.

Berani cul, berani, kenapa takut? Ngko nek Ganjar dikei (nanti kalau Ganjar diberikan) rekomendasi.

Kemungkinan iki ono ora (Kemungkinan ini ada tidak)? Ya ada, tapi nol koma nol nol persen (0,00%).

Sih ono (selama masih ada) Mbak Puan ra iso No (tidak bisa dong), teorine sopo (teori siapa)?

Lha dulu Pak Jokowi bisa. Lha dulu Mbak Puan sih indil-indil (imut-imut). Saiki ora iso (kalau sekarang tidak bisa).

Semua lorong kekuasaan Istana tahu, semua lorong di Senayan tahu, kurang opo (kurang apa)?

Kekuasaan republik itu hanya ada di dua titik, Senayan dan Istana.

Mbak Puan pernah bergerak di dua lorong itu kok, pengalamane wis duwe (sudah punya). Elite-elite wis kenal kabeh (sudah kenal semua), lebih gampang untuk berembuk.

Nanti kalau saya menegur, dia (Ganjar) marah.

“Memang kamu siapa Cul negur-negur aku? Sing iso negur aku ki Bu Mega.” Kan ngono cocote dekke (Kan begitu mulutnya dia/Ganjar).

DPD dan Ganjar beda pendapat. Ben sing biji (biar yang menilai) ketua umum.

Nek aku dikei (kalau saya diberi) kewenangan yo tak (ya akan) tarung, tarung. Aku ra peduli (enggak peduli).

Ning tak kei reti sampeyan semua (tapi saya beritahu kalian semua). Kalau rekom ke Ganjar, Bambang Pacul mengundurkan diri dari jabatannya.

Satrio (ksatria) pak. Ora sudi aku didadekne (tidak sudi aku jadi) wong edan (orang gila). (war)

 

 

Berita Terkait