Ekosistem Teknologi

Sinarmas Land Luncurkan Digital Hub, Upaya Ciptakan Ekosistem Teknologi

  • Whatsapp
Digital Hub

JAKARTA-KEMPALAN: PT Duta Pertiwi Tbk atau yang lebih familiar dikenal sebagai Sinar Mas Land, merupakan salah satu korporasi yang bergerak di bidang properti terbesar di Indonesia. Perusahaan yang didirikan 34 tahun lalu, berkembang dan melanglang buana mendorong perusahaan industri, seperti apartemen, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya.

Dalam upaya melebarkan sayap di sektor yang baru, Sinar Mas land berkolaborasi dengan Disrupto guna meluncurkan sebuah komplek visioner bernama Digital Hub. Dimana skema ini digunakan sebagai pelengkap dari program pada bingkai ekosistem di sektor sains dan teknologi.

Digital Hub memiliki tupoksi dalam mengembangkan variasi fasilitas, seperti pada komponen startup, pendidikan, komunitas, dan koroporasi multinasional. Segala variasi fasilitas ini masuk dalam ekosistem yang terfokus pada dimensi teknologi.

Irawan Harahap selaku Chief of Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land, mengungkapkan perihal background dari dibentuknya Digital Hub. Hal ini didasarkan pada fenomena dimana pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat terkhusus di sektor startup.

Ekosistem teknologi Indonesia di masa depan, menjadi substansi utama dari dibuatnya Digital Hub. Hal ini meliputi startup, talent development, venture capital, coworking space, dan multinasional-company. Lalu juga ada digital next action yang juga menjadi alternatif dalam sistem incubator, accelerator, dan innovation.

“Digital Next Action akan melengkapi Digital Hub sebagai tech ecosystem di Indonesia” tutur Irawan Harahap dalam acara yang berlangsung secara daring ini, Kamis (3/6).

Membentuk Digital Hub Next Action yang optimal dan fungsional, terkhusus dalam menciptakan ekosistem digital, Sinar Mas Land melakukan kolaborasi yakni salah satunya adalah dengan Disrupto, yakni sebuah wadah untuk pemikiran inovatif yang telah berkembang ke berbagai channel.

Aktivitas dari Disrupto untuk kedepannya juga akan dijalankan dalam bentuk aktivitas seperti talkshow, workshop, dan juga pameran termasuk pameran seni berbasis teknologi, yang nantinya berkolaborasi dengan Connected Art Platform, dengan kurator yang berpengalaman dalam berbagai pameran seni, baik di dalam atau di luar negeri. (Rafi Aufa Mawardi)

Berita Terkait