Insiden Ryanair

Orang Tua Jurnalis Belarusia Buka Suara, Perjuangkan Kebebasan Roman Protasevic

  • Whatsapp
Natallya dan Dzmitry Pratasevich pada konferensi pers di Warsawa, Polandia, 27 Mei. (The Journal)

MINSK-KEMPALAN: Orang tua jurnalis Roman Protasevic, yang ditangkap setelah Belarusia mengirim jet tempur untuk mencegat penerbangan komersial Ryanair pada 23 Mei dan memaksanya mendarat di Minsk, mengatakan rekaman terbaru putra mereka yang disiarkan oleh TV pemerintah tampaknya diperintahkan oleh pemerintah, seperti yang sebelumnya.

Dzmitry dan Natallya Pratasevich mengatakan kepada Current Time pada Kamis (3/6), dengan menyiarkan video tersebut, pihak berwenang mencoba “membenarkan penyanderaan” putra mereka dan pacarnya, Sofia Sapega, seorang warga negara Rusia.

“Saya telah melihat tanda borgol di tangannya. Selain itu, semua bagian dari film ini memiliki resolusi dan kualitas yang sangat tinggi, tetapi ketika Roman ditampilkan, rekaman yang menunjukkan wajahnya tampaknya telah diedit. Saya ingin tahu apakah itu dilakukan untuk menyembunyikan memar di wajah dan hidungnya, dan bekas cekikan di lehernya, yang terlihat di video lain yang ditampilkan minggu lalu,” kata Natallya Protasevic seperti yang dikutip Kempalan dari RFE/RL.

Ia juga menanyakan kepada pembuat video mengenai hak penyidikan yang jika penyelidikan sedang berlangsung, bagaimana semua data itu justru dipublikasikan. Adapun RFE/RL tidak menunjukkan video rekaman tersebut.

Menurut orang tua Roman, pengacara belum diizinkan untuk bertemu dengan putra mereka meskipun pengacara telah diberitahu bahwa mereka dapat bertemu klien mereka antara 31 Mei-2 Juni 2021.

“Mungkin pengacara tidak diizinkan untuk bertemu dengannya karena film itu dibuat pada waktu yang tepat. Juga, kami belum menerima tanggapan atas permintaan kami untuk mengizinkan dokter independen memeriksa Raman,” tambah Natallya Protasevic.

“Mereka tidak mengizinkan pengacara untuk melihat putra kami, tetapi sementara itu mereka menyiarkan video propaganda di televisi publik, melanggar semua norma penyelidikan yang ada. Kami tidak tahu kapan tepatnya pernyataan Roman yang digunakan dalam video itu dibuat, sementara jelas bahwa video dan film dibuat menggunakan rekaman berbeda yang direkam pada waktu yang berbeda,” tutur Dzmitry Protasevic, ayah Roman. (RFE/RL, reza hikam)

Berita Terkait