Kota Surabaya

Rampas Tas Pasutri, Jambret Surabaya Nyaris Dihajar Massa

  • Whatsapp

SURABAYA – KEMPALAN: Dua pemuda warga Jalan Tambak Asri Rendi Demostra Refor Romadona (22) dan IK (17) diamankan tim anti bandit Polsek Karangpilang. Keduanya diamankan usai merampas tas milik Koko Handoko (39) warga Jalan Gogor, Wiyung, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang Iptu Irwan menyebutkan, kasus perampasan tas itu bermula saat korban membonceng istrinya Ninik Dwi Pratiwi. Motor tersebut melintas di Jalan Mastrip, Karangpilang, Surabaya, Rabu (26/5/2021) lalu sekitar pukul 23.30 WIB.

Tidak lama berselang, dua pelaku yang memakai motor Suzuki Satria membuntuti motor korban.

Pelaku lalu memepet korban dan merampas tas. Spontan, korban berteriak jambret dan meminta tolong.

Koko lalu mengejar pelaku penjambretan bersama warga. Belum jauh dari lokasi awal, dua pelaku berhasil ditangkap warga.

Bahkan kedua pelaku sempat dihajar massa. Kemudian diamankan anggota yang sedang patroli kring serse. “Dua tersangka adalah residivis kasus yang sama yaitu curas,” ujar Iptu Irwan, Minggu, (30/5/2021).

Adapun keduanya berbagi tugas, yang bertugas sebagai eksekutor adalah tersangka IK. Sementara, Rendi bertugas sebagai joki.

“Mereka mengaku sudah tiga kali melakukan aksi perampasan,” sebutnya.  Mantan Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo itu menambahkan, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku menyasar tas yang dibawa perempuan.

“Yang IK itu sehari-hari menjadi pengamen. Kasusnya masih kita kembangkan,” tegas dia.

Sementara, tersangka Rendi dan IK mengaku nekat kembali melakukan penjambretan karena butuh uang untuk keperluan sehari-hari. “Rencana mau dibagi dua hasilnya,” ucap Rendi.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti sebuah tas cangklong warna coklat, dua buah Handphone dan dompet berisi uang Rp200 ribu, serta satu unit motor Suzuki Satria FU Nopol L 5745 AX warna hitam. (tr)

 

 

 

Berita Terkait