Minggu, 19 April 2026, pukul : 15:46 WIB
Surabaya
--°C

PM Pakistan: Tidak akan ada Pangkalan Amerika di Tanah Pakistan

ISLAMABAD-KEMPALAN: Menteri Luar Negeri Shah Mehmood Qureshi mengatakan kepada Senat, atau majelis tinggi parlemen, bahwa tidak ada pengaturan seperti itu dengan Washington, sekutu lama Islamabad dalam apa yang disebut perang melawan terorisme.

Pada hari Selasa (25/5) mengesampingkan kemungkinan mengizinkan AS untuk mengoperasikan pangkalan militer atau melakukan operasi drone di negara tetangga Afghanistan dari wilayahnya.

“Biarlah House ini dan bangsa Pakistan menjadi saksi atas kesaksian saya bahwa di bawah Perdana Menteri Imran Khan, tidak akan ada pangkalan Amerika di tanah Pakistan,” kata Qureshi.

Melansir dari Anadolu Agency, Klarifikasi tersebut muncul di tengah laporan bahwa kedua sekutu sedang merundingkan penyelesaian baru untuk memfasilitasi operasi kontraterorisme AS di masa depan di Afghanistan yang dilanda perang menyusul penarikan pasukan asing sejalan dengan kesepakatan damai Doha 2020 dengan Taliban.

“Kami tidak akan mengizinkan penggunaan kinetik drone, kami juga tidak tertarik untuk memantau drone Anda. Ini kebijakan yang sangat jelas dari pemerintah ini,” kata diplomat tertinggi itu.

“Lupakan tentang masa lalu,” tambahnya, mengacu pada laporan pendirian pangkalan AS di Pakistan selama Perang Dingin melawan bekas Uni Soviet.

Qureshi menyebut laporan itu “tidak berdasar” dan “spekulatif”.

Pernyataannya datang sehari setelah utusan khusus Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov, mengatakan bahwa tetangga Asia Tengah Tajikistan dan Uzbekistan tidak akan mengizinkan Washington mendirikan pangkalan militer di tanah mereka.

Berdasarkan kesepakatan Doha, sekitar 2.500 AS dan lebih dari 7.000 tentara NATO akan ditarik dari Afghanistan pada 11 September tahun ini. Sebagai gantinya, Taliban akan mencegah kelompok teroris dan individu menggunakan tanah Afghanistan untuk mengancam keamanan negara lain, termasuk AS. (Anadolu Agency, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.