YERUSALEM – KEMPALAN: Serangan udara Israel menghantam Jalur Gaza pada Selasa (18/5) ketika warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem timur melancarkan pemberontakan untuk mendukung mereka yang dibombardir di Gaza.
Setidaknya 218 warga Palestina telah tewas dalam serangan udara, termasuk 63 anak-anak, dengan lebih dari 1.500 orang terluka, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Hamas dan Jihad Islam mengatakan setidaknya 20 pejuang mereka telah terbunuh.. Dua belas orang di Israel, termasuk seorang anak laki-laki berusia 5 tahun, tewas dalam serangan roket.
Melansir dari Associated Press, serangan roket Selasa (18/5) dari Gaza menghantam pabrik pengemasan di wilayah yang berbatasan dengan wilayah tersebut, menewaskan dua pekerja Thailand. Layanan penyelamatan Magen David Adom Israel mengatakan butuh tujuh lainnya ke rumah sakit. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand Tanee Sangrat mengatakan yang terluka juga orang Thailand.
Para pejabat AS mengatakan pemerintahan Biden secara pribadi mendorong Israel untuk menghentikan pembomannya di Gaza. Negosiator Mesir juga bekerja untuk menghentikan pertempuran, dan meskipun mereka belum membuat kemajuan dengan Israel, mereka optimis tekanan internasional akan memaksanya ke meja perundingan, menurut seorang diplomat Mesir yang berbicara tanpa menyebut nama karena dia sedang membahas upaya diplomatik.
Militer Israel mengatakan roket juga ditembakkan ke penyeberangan pejalan kaki Erez dan di penyeberangan Kerem Shalom, tempat bantuan kemanusiaan dibawa ke Gaza, memaksa keduanya untuk ditutup. Dikatakan seorang tentara terluka ringan di Erez.
Serangan udara Israel ke Gaza menghancurkan bangunan enam lantai yang menampung toko buku dan pusat pendidikan yang digunakan oleh Universitas Islam dan perguruan tinggi lainnya. Meja, kursi kantor, buku, dan kabel terlihat di puing-puing. Israel memperingatkan penghuninya sebelumnya, mengirim mereka melarikan diri sebelum fajar. Tidak ada laporan korban jiwa.
Militer Israel telah melancarkan ratusan serangan udara yang dikatakan menargetkan infrastruktur militan Hamas, sementara militan Palestina telah menembakkan lebih dari 3.400 roket dari daerah sipil di Gaza ke sasaran sipil di Israel.
Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Jonathan Conricus mengatakan militer berfokus pada penghancuran terowongan tempat para pejuang Hamas bersembunyi, bergerak di antara lokasi dan memasok peluncur dengan roket untuk ditembakkan ke Israel.
Terowongan berjalan di bawah lingkungan sipil, dan serangan udara Israel telah mencoba menargetkan jalan di atasnya untuk meminimalkan kerusakan bangunan, kata Conricus. Serangan udara akhir pekan yang menurut Israel menargetkan sebuah terowongan menyebabkan beberapa bangunan runtuh dan menewaskan 42 orang dalam serangan tunggal paling mematikan dalam konflik tersebut. (AP, Belva Dzaky Aulia)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi